​Tokyo Keluar dari 10 Teratas Daftar Kota Termahal


Beberapa waktu lalu, Jepang telah mencatatkan rekor akan kunjungan turis asing terbanyak dimana melemahnya nilai mata uang disana Yen membuat perjalanan ke Jepang menjadi lebih terjangkau. Penurunan nilai tersebut juga berarti kota-kota di Jepang kini menjadi tempat yang relatif lebih murah untuk hidup dibandingkan dengan kota lain di seluruh dunia.

Menurut salah satu pejabat perusahaan konsultan Mercer, Tokyo telah keluar dari daftar 10 besar Negara dengan biaya hidup termahal melalui survey tahunan yang dilakukan Mercer. Ibukota Jepang tersebut turun ke posisi 11 tahun ini yang sebelumnya Tokyo menduduki peringkat 7 di tahun 2014, hal tersebut dapat terjadi karena melemahnya mata uang Yen terhadap Dollar Amerika.



Survey tahunan tersebut membandingkan lebih dari 200 harga barang juga faktor lainnya seperti perumahan, transportasi, hiburan, dan makanan, yang menggunakan kota New York sebagai acuannya. Daftar kota dengan biaya hidup termahal tersebut dipimpin oleh kota Luanda Angola, untuk ketiga kalinya secara berturut-turut karena tingginya harga barang-barang impor dan kondisi hidup yang aman di sana.

Kota-kota lain di Jepang yang masuk dalam survey-pun mengalami penurunan peringkat, Osaka kini menduduki posisi 32 yang tahun lalu diposisi 23. Sedangkan kota Nagoya turun sebanyak 40 peringkat ke posisi 80. Padahal beberapa tahun yang lalu kota Tokyo, Osaka, dan Nagoya berada di posisi 10 teratas dalam survey tahunan tersebut. Sekarang kota-kota tersebut bahkan tidak termasuk dalam 5 teratas daftar daerah, yang saat ini diduduki oleh Hong Kong, Singapura, Shanghai, Beijing dan Seoul.




foto: tower-ten.jp

(ADP)