Babak Baru Pembangunan Stadion Nasional Jepang


Pembangunan Kembali Stadion Nasional Jepang nampaknya menghadapi masalah baru, Stadion yang nantinya dijadikan sebagai pusat kegiatan Olimpiade Tokyo 2020, akan menghabiskan biaya pembangunan sebesar 2 Miliar dollar Amerika, hampir dua kali lipat dari jumlah perkiraan awal. Selain itu, proyek ini baru akan rampung dua bulan dari jadwal yang diperkirakan sebelumnya, seperti yang dikatakan petugas yang bertanggung jawab untuk proyek tersebut pada hari senin (29/6).

Stadion baru akan menggantikan stadion yang dibangun untuk Summer Game 1964 ini, tengah dilanda krisis termasuk meroketnya biaya pembangunan, masalah pendanaan dan kritik tentang desain bangunan yang terlalu megah untuk tujuan yang dimaksudkan. Menteri Pendidikan dan Olahraga Jepang, Hakubun Shimomura mengatakan pada pertemuan penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 bahwa Jepang akan tetap menggunakan design awal yang diajukan oleh arsitek Inggris, Zaha Hadid, dan biaya konstruksi akan menpai 252 miliar yen ($2,1 milyar dollar).

Pembangunan akan dimulai pada bulan Oktober tahun ini dan akan berakhir pada bulan Mei 2019, seperti yang dikutip Shimomura dari CEO Tokyo 2020 Toshiro Muto saat pertemuan. Hal itu berarti pembangunan akan terlambat dua bulandari waktu yang direncanakan sebelumnya, stadion juga akan menjadi tuan rumah piala dunia rugby yang akan diselenggarakan pada musim gugur 2019. Dana yang dibutuhkan juga ikut melonjak, Anggaran untuk stadion tersebut awalnya datang pada angka 130 Miliar Yen dalam dokumen keterangan penawaran Tokyo, namun biaya yang diestimasi membengkak setahun kemudian menjadi 300 miliar.


foto: asahi

(ADP)