Gunkajima Dinobatkan Menjadi Situs Warisan Dunia

Sebuah pulau yang berbentuk seperti benteng di dekat Nagasaki hari Minggu (6/7) kemarin mendapatkan status Warisan Dunia dari organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan PBB UNESCO, setelah Jepang dan Korea Selatan menyelesaikan persilisihan untuk pulau situs sejarah dari masa perang dan kerja paksa tersebut. Jepang telah mendaftarkan Gunkajimaatau Pulau Kapal Tempur sebagai lokasi warisan dunia bersama lusinan situs lain ke PBB, hal tersebut dilakukan untuk menggambarkan revolusi industri di negara tersebut selama abad ke-19.

Namun sampai saat ini, Seoul ibukota Korea Selatan, telah menolak pendaftaran pulau tersebut . kecuali, peran tahanan korea yang dipaksa untuk bekerja di sana selama perang dunia ke-II diakui secara resmi oleh Jepang. Pulau Gakajima di dekat Nagasaki tersebut adalah kunci untuk cepatnya perkembangan di Jepang semasa 1868-1912 era Meiji, yang berusaha mengejar ketinggalan dengan kekuatan kolonial barat.

“Jepang siap untuk mengambil langkah-langkah yang memungkinkan pemahaman bahwa banyak orang Korea dan yang lainnya dibawa paksa dan disuruh bekerja dalam kondisi yang keras pada 1940-an dibeberapa lokasi situs tersebut”. Seperti yang dikatakan delegasi Jepang setelah dinobatkannya pulau tersebut menjadi warisan dunia.

Keputusan UNESCO tersebut cenderung menaikkan bidang parawisata untuk wilayah Nagasaki, daftar yang mirip dengan kompleks tambang batu bara di Lembah Ruhr Jerman, yang telah terangkat namanya dan menjadi ramai dikunjungi orang-orang beberapa tahun terakhir.




foto: atlasobscura, japantoday

(ADP)