“Pantang Pulang Sebelum Pekerjaan Selesai”, Koko si Anjing Pemadam Kebakaran dari Kyoto


Seekor anjing Shiba inu betina bernama Koko, menjadi perhatian banyak orang ketika tengah berpatroli bersama anggota relawan pemadam kebakaran di Shimogyo Ward Kyoto, untuk mempromosikan keselamatan atas kebakaran. Warga yang terpesona akan tugas mulia anjing tersebut, banyak memberikan pujian untuknya dan beberapa orang juga kedapatan berfoto dengan koko.

Saat pekerjaannya belum selesai, ia berbelok untuk pulang ketika mendekati rumahnya di stasium pemadam kebakaran. Namun ketika pemiliknya bertanya, “bukankah ini tugasmu?”, koko secara bertanggung jawab dengan pekerjaannya kembali melanjutkan patroli.

Anjing berusia 12 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai anggota dari cabang Nagamatsu di pemadam kebakaran relawan Shimgoyo, bersama pemiliknya Takuzo Murata (90) yang telah bergabung bersama relawan pemadam kebakaran selama lebih dari 50 tahun dan menjabat sebagai kepala group Nagamatsu. Pada tahun 2003, ketika Murata yang saat itu penjaga toko antik, menginginkan seekor anjing, lalu anaknya membelikannya anak anjing Shiba Inu. Anjing tersebut jarang menyalak pada orang-orang dan memiliki sikap yang lembut.

Sekitar tahun 2005, Murata mengajak Koko untuk melakukan parade yang diselenggarakan polisi untuk pencegahan kejahatan pertama kalinya. Kehadirannya membuat banyak menarik minat orang-orang disepanjang rute parade. Setelah itu, Murata mulai memperkenalkan Koko dengan kegiatan relawan pemadam kebakaran Shimogyo untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan kebakaran. Ia juga menciptakan topi dan kain bertullisan untuk koko. Kain tersebut membawa pesan, "Hi no Yojin" (Lakukanlah tindakan pencegahan terhadap kebakaran).

Pemerintah kota Kyoto menunjuk hari 5 dan 20 setiap bulan sebagai hari untuk mempromosikan keselamatan akan kebakaran. Pada hari-hari tersebut, patroli anjing dilakukan di daerah pusat kota yang ramai bersama dengan 12 anggota cabang Nagamatsu selama sekitar 40 menit. Ketika Murata dan petugas pemadam kebakaran relawan lainnya meminta orang di sepanjang jalan untuk harus mewaspadai kebakaran melalui mikrofon dan sarana lainnya, Koko berjalan didepan memimpin patroli. Saat itu juga ia langsung menjadi tokoh populer di Shimogyo.

Murata sering diminta untuk membawa Koko dalam festival tahunan Gion yang diadakan di musim gugur dan festival akhir tahun, untuk mengkampanyekan pencegahan kebakaran dan tidak kriminal. Ketika kebakaran terjadi dan seluruh anggota pemadam kebakaran harus membantu di tempat kejadian, Koko senang tiasa akan menjaga markas mereka dan menunggu hingga para anggota kembali dari tugas mereka.






foto: ajw

(ADP)