Wisatawan Jepang Serbu Indonesia untuk Gerhana Matahari Total 2016

Fenomena alam gerhana matahari total telah menjadi sebuah event yang banyak dinantikan oleh wisatawan baik lokal atau mancanegara yang memiliki peminatan khusus. fenomena langka tersebut akan jatuh pada 9 Maret mendatang, Indonesia sebagai negara yang dikatakan menjadi lokasi terbaik untuk melihat gerhana matahari total tak luput dari serbuan turis seperti dari Jepang yang memiliki mitos tersendiri akan fenomena alam yang tidak terjadi setahun sekali ini.

Gerhana matahari total akan melintas dan terlihat jelas di 11 provinsi Indonesia, terlebih dikatakan bahwa daratan yang dilalui oleh fenomena tersebut hanya di Indonesia. kesebelas provinsi tersebut diantaranya yakni Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. mengetahui fakta tersebut, wisatawan dari mancanegara-pun langsung berbondong-bondong mencari paket wisata yang menawarkan tempat menarik untuk menyaksikan gerhana matahari tersebut.

Tidak hanya perorangan, pemerintah Jepang dikatakan juga telah memesan tempat khusus untuk melihat gerhana matahari total tersebut sebagai objek penelitian mereka di Ternate, Maluku Utara. Menurut dinas parawisata setempat, Jepang sudah memesan stadion Kie Raha di Ternate untuk dijadikan tempat penelitian sekaligus tempat melihat gerhana matahari total 2016 ini. direncanakan akan datang sekitar 200-300 orang wisatawan dan peneliti yang sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah setempat untuk menjadi saksi fenomena langka ini.

Mengapa mereka (orang Jepang) begitu terobsesi dengan fenomena ini? orang Jepang punya mitos tersendiri tentang gerhana matahari. Dahulu kala, mereka percaya bahwa gerhana matahari total adalah wabah dari dewa matahari. Saat fenomena alam ini terjadi, masyarakat Jepang percaya racun sedang ditebarkan. Bahkan, untuk menghindari racun mengkontaminasi air di bumi, masyarakat Jepang kemudian menutupi sumur-sumur air mereka. orang-orang Shinto di Jepang biasanya menempatkan jimat (berbentuk kalung dari batu) di cabang pohon Clauria keramat. Kecemerlangan batu-batu ini dianggap mengimbangi jumlah sinar matahari yang hilang selama gerhana. Di beberapa tempat api unggun dinyalakan sebagai pengganti jimat.

Selain stadion Kie Raha, Pemerintah Kota Ternate juga telah menyediakan beberapa tempat lainnya seperti Keraton Kesultanan Ternate Yang dipergunakan untuk Turis Malaysia, Stadion Kie Raha, Taman Nukila Lalu Masjid Al Munawar, Pantai Falajawa untuk review Turis Belanda Serta Kesultanan Tidore Dipakai untuk turis Jerman. Bukan hanya di ternate, ke-10 provinsi lain juga tengah bersiap untuk menyambut para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk dapat menyaksikan gerhana matahari total yang hanya dapat dilihat di Indonesia pada 9 Maret 2016 mendatang.








foto: duniaastronomi

(ADP)