Jam yang Berhenti Gambarkan Luka Gempa Tohoku 2011


Fukushima, Jam-jam yang berhenti berdetik memberikan cerita tentang apa yang tejadi 11 Maret lima tahun lalu, guncangan kuat Great East Japan Earthquake yang memicu gelombang tsunami juga tentunya insiden nuklir di reactor Fukushima no.1 milik Tokyo Electric Power Co.

Pegawai pemerintah kota Tomioka, Prefektur Fukushima, di mana perintah evakuasi masih berlaku, telah mengumpulkan potongan-potongan "warisan gempa", berupa benda yang menunjukkan kepada kita bekas luka yang ditinggalkan oleh bencana kompleks tersebut.

Sebuah jam di aula pertemuan kota menunjuk ke 02:46 dan tidak pernah bergerak. "Baterai mungkin telah jatuh karena guncangan", kata Takeshi Momma, seorang pegawai pemerintah kota. Sebuah jam dipasang di depan barber shop, menunjuk ke waktu 02:53 Menurut Tohoku Electric Power Co, kala itu adalah waktu dimana pemadaman melanda kota.

Sebuah jam yang penuh dengan lumpur ditemukan di toko obat. Menunjuk ke 03:36 Itu diperkirakan adalah waktu ketika kedalaman tsunami meningkat dengan cepat.

Pemerintah kota telah mengumpulkan jam dan item lainnya dengan izin dari pemiliknya untuk menjaga mereka sebagai bahan sejarah untuk generasi mendatang. Sekitar 800 item, termasuk kap mobil patroli yang tersapu tsunami dan plang rambu yang bengkok, telah dikumpulkan sejauh ini. "Fakta bahwa kita masih dapat mengumpulkan barang-barang tersebut berarti rekonstruksi masih belum dimulai di sini," ujar Monma.




(ADP)