Maskot Kota Kumamoto “Kumamon” Absen Sejak Gempa Akhir Pekan Lalu


Maskot kesayangan kota Kumamoto “Kumamon”, telah menghilang sejak gempa bumi yang mengguncang Kyushu termasuk kota tersebut akhir pekan lalu. Hal ini memacu kepedulian di media massa untuk keselamatannya sekaligus kritik atas kegagalan pemerintah prefektur untuk memanfaatkan jaringan akses dari maskot berbulu tersebut untuk berbagi informasi tentang keadaan pasca gempa pekan lalu.


Kumamon adalah beruang berwajah bulat berukuran sekitar 1,5 meter, bertugas mempromosikan pariwisata dan produk lokal di Kumamoto. Maskot ini memiliki lebih dari 460.000 pengikut di akun resminya dan aktif di media sosial. Namun, ia belum mengirim tweet sejak Kamis, ketika terakhir ia mengatakan bersiap untuk Piala Dunia Rugby 2019, malam itu gempa berkekuatan 6,5 melanda wilayah Kumamoto.

Sejak itu, followers dari sang maskot telah menyatakan keprihatinan mereka untuk keselamatan sang beruang hitam. Sementara yang lainnya mengkritik pemerintah prefektur karena tidak memanfaatkan akun Kumamon untuk menyebarkan informasi terkait soal gempa yang terjadi.

Salah satu pengguna twitter menyampaikan pesan untuk sang maskot "Kumamon, itu adalah gempa besar dengan banyak gempa susulan, sehingga membuat malammu gelisah. Aku berdoa untuk keselamatan Kumamon dan orang-orang lainnya”.

Sedangkan pengguna twitter disisi lain menyampaikan "Saya tidak berpikir itu akan menjadi tidak pantas jika Kumamon terus-tweet update. Tapi ada yang mengatakan bahwa orang di dalam Kumamon adalah orang pemerintah, kan? Saya tidak berpikir ia memiliki waktu untuk mengenakan kulit binatangnya saat ini". tweet dari pengguna ini di re-tweeted lebih dari 5000 kali oleh pengguna twitter lainnya.

#PrayforJapan #StayStrongKumamoto




foto: crunchyroll

(ADP)