Jalan Utama Fukuoka Telah Dibuka Kembali Seminggu Pasca Sinkhole


Bagian dari jalan utama di pusat kota Fukuoka telah dibuka kembali hanya beberapa hari setelah terjadinya sinkhole di luar stasiun kereta api dan mengancam akan meruntuhkan bangunan di dekatnya. Menurut media lokal, Dalam demonstrasi khas efisiensi dan pengerjaan yang dimiki Jepang, pekerja bekerja keras dan telah praktis mengisi kembali bagian jalan yang ambles hanya dalam dua hari sebelum akhirnya dibuka kembali.

Jalan dibuka kembali untuk lalu lintas dan pejalan kaki Selasa (15/11) pagi setelah para pejabat setempat menyatakan peregangan yang diperbaiki aman untuk dilalui.

Perbaikan cepat selama satu minggu diusahakan untuk membuka kembali persimpangan jalan sibuk kota Fukuoka, termasuk perbaikan pipa limbah dan mengganti lampu lalu lintas dan tiang-tiang yang juga rusak ketika sinkhole muncul tak lama setelah 05:00 waktu setempat pada tanggal 8 November.

Insiden itu menyebabkan pemadaman listrik, sinyal telepon terganggu, dan persediaan gas juga air, namun tidak ada laporan korban luka dari peristiwa mengejutkan yang datang di pagi hari.

Walikota Fukuoka, Soichiro Takashima, mengatakan permukaan tanah yang dipakai sekarang 30 kali lebih kuat dari sebelumnya, menambahkan bahwa sebuah panel ahli akan dibentuk untuk menetapkan dan menyelidiki penyebab sinkhole tersebut.

Laporan media lokal mengatakan sinkhole 30m x 27m, dengan kedalaman kurang lebih 15 meter, disebabkan oleh pekerjaan konstruksi pada perpanjangan ke saluran bawah tanah. Para pekerja Fukuoka, yang mengisi lubang dengan 6.200 meter kubik pasir dan semen, mendapat pujian di media sosial atas kinerja cepat yang mereka lakukan hanya dalam satu minggu.

Berikut proses pengisian kembali lubang pada jalan yang direkam menggunakan time-lapse:







foto: telegraph

(ADP)