Domino’s Jepang Coba Antarkan Pizza dengan Bantuan Rusa Kutub??

Natal tahun ini mungkin Santa Claus tidak perlu khawatir untuk memikirkan tentang keselamatan kerja, setidaknya di Jepang. Terlepas ini adalah hal yang benar atau salah, sayangnya Domino’s Pizza Jepang telah membatalkan rencana untuk memberikan pelanggannya sentuhan perayaan meriah di akhir tahun, yakni dengan layanan pesan antar untuk hidangan favorit pelanggan yang diantar menggunakan jasa rusa kutub: Reindeer Delivery.


Ide aneh/unik ini pertama kali diumumkan oleh perusahaan (Domino’s) pada 17 November lalu, yang menyatakan pihaknya telah bekerja sama dengan ‘Hokkaido Delivery Integrated Research Center’, sekelompok peternak rusa terpadu di Hokkaido untuk melatih teman setia Sata Claus tersebut agar mampu mengatarkan pizza. Domino kemudian merilis update pada 24 November yang menyatakan rusa akan dilengkapi dengan pelacak GPS sehingga pelanggan bisa melacak proses pengiriman secara real time.

Bukan sekedar startegi branding yang mereka lakukan, Domino mengatakan bahwa mereka meluncurkan program pengiriman biasa dalam mengantisipasi musim dingin yang sangat dingin dan bersalju di Jepang - iklim di mana rusa kutub merasa seperti di rumah. Memang, Jepang akan mengalami musim dingin yang lebih dingin tahun ini, dan minggu lalu salju telah turun di Tokyo untuk pertama kalinya dalam 54 tahun salju turun saat bulan November.

Jika Domino dan pelatih Jepang memiliki harapan yang tinggi untuk pengantar berbulu mereka, rusa-rusa kutub punya rencana lain. Mengantar pizza bukanlah sesuatu hal yang alami dilakukan rusa kutub, dan lihat bagaimana usaha mereka di video ini:

Sayangnya, setelah usaha berminggu-minggu, perusahaan membatalkan rencana reindeer delivery mereka pada Kamis (1/12). Rusa-rusa tersebut “sulit untuk dikontrol” dan dengan demikian tidak cukup dapat diandalkan untuk layanan pengiriman, menurut konfrensi pers yang dilakukan perusahaan.

Ini bukanlah kali pertama layanan pesan antar dilakukan tanpa ditemani oleh manusia, beberapa waktu lalu Jepang telah mempromosikan layanan pesan antar menggunakan teknologi drone, yang diperuntukkan untuk lansia dan daerah-daerah terpencil. Tentu drone lebih menjanjikan, dibandingkan rusa kutub yang lebih sulit dikontrol.













foto: domino's

(ADP)