Grup Anti Valentine Berdemo di Shibuya

Apakah kamu merayakan Hari Valentine? Sedang asik belanja coklat untuk kolega kerja dan teman dekat? Sudah menyiapkan baju untuk kencan malam ini denga kekasih? Kamu mungkin sangat gembira dengan datangnya Hari Valentine, tapi tidak dengan grup ini.


Sumber Foto: inland

Jepang sedang heboh menyambut Valentine’s Day, tapi satu grup yang marah dengan Hari Valentine sedang demonstrasi di depan publik, menyatakana kalau perayaan Hari Valentine itu menyakiti perasaan mereka. Grup ini bernama Kakuhido, atau perkumpulan laki-laki dan perempuan yang setuju kalau Valentine’s Day itu mengesalkan!

Kakuhido beredar di sekitar stasiun Shibuya sejak kemarin (13 Feb 2017) dengan membawa poster-poster dan spanduk yang bertuliskan “berciuman di depa umum itu adalah terorisme!” dan tulisan-tulisan bernada marah lainnya. Kira-kira kenapa ya Kakuhido ini begitu anti pada hari perayaan cinta kasih ini?

Kakuhido mengklaim dirinya melawan Hari Valentine karena perayaan ini merupakan kapitalisasi cinta. Ya, menurut mereka cinta telah dipolitisasi dan dijadikan media dagang! Setidaknya demikian pengakuan Takayuki Akimoto, ketua Kakuhido.

Valentine’s Day di Jepang adalah pemutar uang paling tokcer selain Hari Natal. “Tradisi memberi coklat berarti kamu selalu bersaing,” ucap Akimoto, 33. “Kamu dinilai berdasarkan berapa banyak coklat yang kamu terima. Itu adalah strategi bisnis dari kapitalis coklat. Sungguh memalukan.”


Sumber Foto: japantimes

Kakuhido didirikan tahun 2006 oleh Katsuhiro Furusawa yang mulai membaca Manifesto Komunis sejak diputuskan cintanya oleh mantan kekasihya.

Sebelumnya, Kakuhido juga memprotes bagaimana masa depan Jepang ada di tangan ibu-ibu rumah tangga. Yang mereka maksud dengan masa depan Jepang adalah anak-anak kecil. Mereka dididik dengan kepribadian dan pandangan pribadi ibunya sementara sang ayah bekerja banting tulang dari pagi sampai malam di kantor.

Kakuhido juga menyatakan setelah ini mereka bukan hanya menyerang Hari Valentine, tapi target berikutnya adalah Natal dan Halloween di Jepang. Wah, apakah kamu punya teman yang mungkin akan cocok bergabung di kelompok Kakuhido ini? Tag teman kamu di artikel ini ya. Mungkin dia akan merasa terinspirasi. (AOZ)