Sebuah Gua Besar Ditemukan di Bawah Permukaan Bulan

earth chronicles

Sebuah tim peneliti internasional, termasuk diantaranya Japan Aerospace Exploration Agency, atau yang dikenal dengan JAXA, mengatakan pada hari Rabu (17/10) bahwa pihaknya telah menemukan sebuah gua sepanjang 50 kilometer di bawah permukaan bulan melalui sebuah studi data pengamatan dari satelit Kirbaya Lunar Orbiter yang diluncurkan JAXA pada 2007 silam.

Gua yang terletak di bawah area yang disebut Bukit Marius, bisa menjadi lokasi kandidat untuk basis eksplorasi bulan ke depan karena suhu di dalamnya stabil dan efek radiasi terbatas, seperti yang dikatakan oleh tim peneliti.

Temuan tim tersebut pertamakali dipublikasikan di majalah Ilmu Pengetahuan Geofisika A.S., dimana Kaguya mengumpulkan sejumlah besar data dengan mengorbit bulan selama satu setengah tahun dari tahun 2007. Pada tahun 2009, ditemukan sebuah lubang, yang tingginya sekitar 50 meter dengan diameter dan kedalaman, di Bukit Marius.

Anggota tim, termasuk Tetsuya Kaku, seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Tokai, dan Junichi Haruyama, profesor asosiasi di JAXA, menganalisis data yang dikumpulkan oleh penjelajah Lunar Radar Sounder, dan menyelidiki struktur bawah tanah di sekitar lubang tersebut.




(ADP)