Maskot Olimpiade Tokyo 2020 akan Dipilih oleh Anak Sekolah di Jepang

Komite Olimpiade 2020 telah meluncurkan tiga pasang desain final untuk maskot resmi perhelatan olahraga terbesar dunia, Olimpiade dan Paralimpiade 2020, yang akan berlangsung di Tokyo Jepang dalam beberapa tahun mendatang. Tiga pasang maskot yang telah terpilih dari lebih 2000 entri, telah diluncurkan komite pada minggu lalu (7/12), dan nantinya ketiganya akan dipilih dan ditentukan oleh anak-anak sekolah dasar diseluruh Jepang, sampai pada akhirnya terpilih satu pasang yang akan menjadi maskot resmi dari event olahraga yang diselenggarakan empat tahun sekali tersebut.

Lebih dari 6,5 juta anak di sekolah-sekolah Jepang akan mengambil bagian dalam pemungutan suara, yang dimulai pada 11 Desember dan hasilnya akan diketahui akhir Februari. Lebih dari 6.000 sekolah telah terdaftar untuk menjadi bagian dari proses pemungutan suara, termasuk 43 di luar negeri dan sembilan sekolah internasional di Jepang.

Melalui proses seleksi maskot ini, Komite Olimpiade Tokyo 2020 bertujuan untuk melibatkan generasi muda Jepang. Dengan mendorong diskusi antara teman sebaya dalam kelas mereka, komite ingin anak-anak belajar tentang peran penting yang dimainkan maskot di Olimpiade dan Paralimpiade, serta nilai-nilai Gerakan Olimpiade dan Paralimpide.

insidethegames

Olimpiade Tokyo 2020 mendorong semua sekolah dasar untuk berpartisipasi dalam persiapan Olimpiade, dan membuat berbagai materi pendidikan yang tersedia untuk umum dalam inisiatif ini. komite Tokyo 2020 telah meluncurkan pada April 2017 lalu, sebuah Program Pendidikan nasional yang disebut "Yoi Don!" Dalam bahasa Jepang, atau "Get Set" dalam bahasa Inggris. Ini adalah sebuah inisiatif dimana Tokyo 2020 mengakreditasi sekolah yang setuju menjadikannya untuk tujuan pendidikan yang diproduksi atau disahkan oleh Penyelenggara Olimpiade Sebagai bagian dari program dan bersamaan dengan Pemerintah Metropolitan Tokyo, pada musim semi tahun 2017, Tokyo 2020 menerbitkan buku teks sekolah dasar, sekolah menengah dan sekolah menengah atas yang mencakup Olimpiade dan Paralimpiade, yang semuanya tersedia untuk download dari situs Tokyo 2020.

Sebagai tambahan, edisi Jepang dari Program Pendidikan Nilai Olimpiade (OVEP), serangkaian pengajaran gratis dan sumber daya yang dapat diakses yang dibuat oleh Komite Olimpiade Internasional, saat ini sedang dipersiapkan. Ini mengkomunikasikan manfaat olahraga dan aktivitas fisik melalui pemahaman tentang Olympisme dan dampaknya terhadap kesehatan, kesenangan dan interaksi sosial individual. Toolkit ini saat ini tersedia dalam bahasa Arab, Cina, Inggris, Prancis, Rusia dan Spanyol.

Komite Tokyo 2020 juga telah menerbitkan versi Jepang dari toolkit pendidikan "I'MPOSSIBLE", yang dirancang untuk melibatkan generasi muda dalam Gerakan Paralimpik. Berfokus pada peningkatan kesadaran akan nilai Paralimpik dan pentingnya inklusi, program ini bertujuan untuk menantang dan mengubah persepsi orang muda terhadap orang-orang yang memiliki gangguan. I'mPOSSIBLE diluncurkan pada musim semi ini dan toolkit telah didistribusikan ke 20.000 sekolah dasar di seluruh Jepang.

Untuk memfasilitasi dan mendukung proses seleksi maskot di ruang kelas, Komite Tokyo 2020, bersama dengan Universitas Tsukuba dan Japan Sports Agency, telah menyiapkan "Usulan Rencana Pembelajaran untuk Guru", dengan pilihan satu, dua atau tiga 45 menit kelas. Ini bertujuan untuk membantu para guru mengomunikasikan nilai Olimpiade dan Paralimpik dan untuk menjelaskan peran yang dimainkan oleh maskot Olimpiade.

Kelas-kelas di sekolah dasar seluruh Jepang memiliki waktu sampai 22 Februari untuk memberikan suara mereka. Sekolah internasional di Jepang dan sekolah Jepang di luar negeri akan bergabung dalam pemungutan suara. Pasangan maskot yang menerima suara terbanyak akan diumumkan sebagai pemenang pada tanggal 28 Februari. Panel Seleksi Maskot kemudian akan menentukan nama untuk maskot yang menang dan ini akan membuat debut resmi mereka pada bulan Juli atau Agustus 2018.




(ADP)