Mochi Masih Jadi Makanan Paling ‘Mematikan’ di Tahun Baru

Georgian Journal

Sebagian besar kita mungkin sudah mengetahui seperti apa bentuk dan rasa dari makanan yang disebut dengan nama mochi, camilan manis dengan tekstur kenyal yang biasanya berlumur tepung berwarna putih. Awalnya makanan tersebut hadir di Jepang, namun seiring berjalannya waktu mochi juga telah diadaptasi di beberapa negara dan daerah. Diluar Jepang, kita sering menemukan mochi yang dikategorikan sebagai daifuku, atau sebuah kecil penutup yang sebenarnya merupakan lapisan mochi tipis dengan berbagai isian manis di dalamnya.

kusuyama

Namun, ketika menemukan mochi dalam bentuk blok yang padat seperti yang terdapat pada osechi (set makanan tradisional khas tahun baru Jepang), itu memiliki tekstur yang sangat kenyal. Orang Jepang menyebut tekstur tersebut dengan ‘nobiru’ yang juga bisa diartikan sebagai memperpanjang atau melanjutkan, dan memakannya saat tahun baru dipercaya bisa memperpanjang umur, memberi siapapun yang memakannya kehidupan yang panjang dan bahagia. Ironisnya, mochi adalah satu-satunya makanan dalam osechi yang kerap memakan korban jiwa atau dengan kata lain paling mematikan.

wikipedia

Mochi yang ditemukan pada osechi sangatlah kenyal sehingga sulit digigit, terutama bagi lansia yang giginya sudah tidak dalam kondisi terbaik. Itu menyebabkan banyak orang mencoba menelan mochi bulat-bulat, dan setiap tahunnya, beberapa orang tua di Jepang ada saja yang tersedak mochi dari hidangan tahun baru mereka. Tahun ini, Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo (seperti 911 di Amerika) melaporkan bahwa pada tanggal 1 Januari 15 warga Tokyo dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat saat mereka tersedak mochi. Usia mereka berkisar antara 55 dan 90, dan dua pria, satu di usia 50-an dan yang lainnya berusia 80-an, tewas saat mochi tidak dapat dikeluarkan dari tenggorokan mereka.

tofugu

Di Jepang, perayaan Tahun Baru secara tradisional berlangsung sampai tanggal 3 Januari, yang berarti akan ada banyak osechi hingga perayaan selesai, dan dengan demikian lebih banyak mochi, untuk dimakan. Pemadam kebakaran sebagai satuan yang kerap diandalkan ketika kasus tersedak terjadi mendorong para senior untuk memotong mochi mereka menjadi potongan-potongan kecil, mengunyahnya dengan saksama, dan menelannya dengan hati-hati. Departemen itu juga meminta para pengunjung untuk memperhatikan para kerabat tua dan kenalannya dan untuk menawarkan bantuan dan menghubungi paramedis jika mereka mengalami kesulitan menelan atau tersedak oleh mochi.





(ADP)