Tokyo Dilanda Hujan Salju Terbesar dalam 4 Tahun Terakhir

the japan times

Hujan salju terbesar dalam 4 tahun telah menyelimuti daerah Tokyo dan sekitarnya, menggganggu beberapa sarana transportasi seperti layanan kereta api dan memaksa pembatalan ratusan penerbangan pada Selasa (23/1). Salju yang kurang lebih setebal 20cm juga mengganggu lalu lintas di jalan, membuat banyak mobil terjebak di jembatan dan terowongan.

Salju yang dimulai pada hari Senin pagi memburuk pada awal Selasa setelah menurunkan sekitar 23cm salju ke sebuah kota yang jarang mengalaminya, dengan suhu beku yang membuat jalan-jalan yang tersedak salju licin dan pejalan kaki harus waspada. Sebagian besar jalur komuter beroperasi normal, namun sejumlah layanan kereta api dibatalkan dan jalan raya tetap ditutup, sementara bandara berusaha melepaskan jaminan simpanan penerbangan.

Lebih dari 300 penerbangan ke dan dari bandara di wilayah tersebut telah dibatalkan. Layanan kereta api dan bus jarak jauh juga terkena dari dampak hujan salju besar ini. Penerbangan yang dibatalkan dan kurangnya transportasi menyebabkan 6.000 orang terjebak di bandara Narita dalam semalam.

Pihak berwenang mengatakan kondisi jalan yang licin telah menyebabkan lebih dari 600 kecelakaan lalu lintas. Lebih dari 60 orang terluka karena terjatuh. Bagian dari jalan bebas hambatan di sekitar ibukota telah ditutup. Sekitar 50 kendaraan terdampar di Jembatan Pelangi yang menjadi ikon kota Tokyo karena banyak dari kendaraan tersebut tidak bisa menanjak jalanan yang berada diatas lereng tersebut.

Ibukota Jepang sering dihujani salju setidaknya setahun sekali, tapi itu jarang terakumulasi. Kondisi saat ini dikatakan menjadi hujan salju terbesar yang dialami Tokyo dalam beberapa tahun terakhir.