Populasi di Jepang Terus Menurun 7 Tahun Terakhir

japantimes

Ini bukan kabar baik yang harus dihadapi oleh negeri matahari terbit, sebuah survei pemerintah Jepang menunjukkan populasi negara tersebut terus menyusut dan menua. Kementerian dalam negeri Jepang mengatakan pada hari Jumat (13/4) bahwa jumlah penduduk, termasuk penduduk asing, tercatat 126,7 juta jiwa pada 1 Oktober tahun lalu. Jumlah tersebut menurun hingga 227.000 jiwa dari tahun sebelumnya, dan penurunan populasi di Jepang telah terjadi selama tujuh tahun berturut-turut.

Dilihat berdasarkan gender, ada sekitar 61,65 juta pria dan 65,05 juta wanita. Selain penurunan jumlah, Jepang juga mengalami penuaan pada populasinya. Di mana orang yang berusia 65 tahun atau lebih menyumbang rekor tertinggi untuk keseluruhan populasi sebesar 27,7 persen. sementara Persentase anak-anak di bawah 15 menurun ke rekor terendah 12,3 persen.

Dari keseluruhan 47 prefektur di Jepang tujuh diantaranya menyumbang penurunan populasi yang cukup signifikan, dengan Prefektur Akita yang mencatat penurunan populasi tertajam hingga 1,4 persen. Itu juga diikuti oleh prefektur Aomori dan Iwate yang masing-masing mengalami penurunan 1,16 dan 1,04 persen.

Ibukota Jepang, Tokyo, membukukan pertumbuhan penduduk tertinggi di 0,73 persen, diikuti oleh Prefektur Saitama di dekatnya pada 0,28 persen, dan prefektur Okinawa di selatan sebesar 0,26 persen. Ini merupakan masalah yang cukup serius yang dihadapi Jepang saat ini, sebagaimana penurunan populasi juga diartikan sebagai minimnya regenerasi penduduk di negara tersebut.








(ADP)