Cuma di Jepang, Layanan Taksi Bersalin Ditawarkan untuk Bantu Ibu Hamil

Layanan seperti ini nampaknya belum ada di Indonesia, di mana suatu armada kendaraan umum seperti taksi memberikan layanan khusus untuk seseorang yang sudah seharusnya diperlakukan secara lembut dan penuh kasih sayang, ibu hamil. Selama enam tahun terakhir, ibu hamil di Tokyo telah mampu mendaftarkan diri terlebih dahulu untuk layanan bersalin khusus dengan beberapa perusahaan taksi paling populer di kota tersebut. Layanan tersebut membatu mengantarkan ibu hamil ke dokter untuk konsultasi sebelum melahirkan dan juga menempatkan seorang ibu hamil di bagian atas daftar tunggu untuk situasi yang mendesak ketika ibu hamil tersebut juga seorang pekerja.

Perusahaan taksi terkemuka di Tokyo, Nihon Kotsu Co, memulai layanan bersalin mereka pada tahun 2012, menggunakan bidan untuk mendidik pengemudi tentang mengantar dan bagaimana cara merawat ibu hamil dalam perjalanan ke rumah sakit. Layanan itu terbukti sangat populer sehingga lebih dari 20.000 pendaftar baru diterima di tahun layanan tersebut diperkenalkan. Melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang baik, kini semakin banyak armada taksi di Jepang yang juga menyediakan layanan untuk ibu hamil.

Sekarang Ibu hamil di Morioka City, ibukota Prefektur Iwate di wilayah Tohoku utara Jepang, juga akan dapat menikmati beberapa ketenangan pikiran dengan "Sankyu" layanan bersalin baru yang disediakan oleh perusahaan taksi lokal Furusato Kotsu. Sementara "Sankyu" terdengar mirip dengan kata "terima kasih" dalam bahasa Inggris, itu juga menggabungkan kata-kata Jepang untuk melahirkan (san) dan membantu, atau menyimpan (kyu), yang, menurut perusahaan, mengungkapkan keinginan mereka untuk membantu ibu hamil di Iwate selama waktu-waktu penting di kehidupan mereka.

Sankyu taksi mulai diperkenalkan pada bulan Desember lalu, dan 60 orang sudah terdaftar untuk menggunakan layanan, yang mendukung ibu hamil dengan mengantar mereka ke pertemuan dengan dokter sebelum melahirkan serta ke rumah sakit ketika datang saatnya persalinan, setiap saat baik siang atau malam. Seperti supir taksi yang menawarkan layanan serupa di Tokyo, supir taksi bersalin Furusato Kotsu juga telah diberikan pelatihan oleh bidan untuk memungkinkan mereka merawat ibu hamil selama perjalanan mereka ke rumah sakit, dan bahkan semua mobil taksi dilengkapi dengan handuk dan seprai tahan air, jika sewaktu-waktu air ketuban ibu hamil pecah selama menaiki taksi.

Layanan seperti yang ada di Jepang tersebut nampaknya juga perlu diadaptasi di Indonesia, mengingat kita tidak pernah tahu kapan proses melahirkan akan terjadi, itu bisa saja terjadi ketika tidak ada seorang pun yang dapat membantu mengantar ibu hamil ke rumah sakit bersalin. Dan ketika para supir telah sebelumnya diberikan pelatihan oleh bidan, itu akan sangat berguna dan aman untuk membantu ibu hamil.






foto: hiveminer, mb4uli.

(ADP)