Perhatian untuk Para Jomblo, Bergabunglah dengan Pesta Perjodohan Romantis Unik ini di Tokyo!

Pesta perjodohan merupakan hal yang umum diadakan di Jepang, sebagaimana presentase pasangan yang benar-benar menikah semakin menurun di negara tersebut. Usaha untuk menaikkan jumlah tersebut dilakukan oleh pemerintah dan sektor swasta lainnya untuk membantu orang-orang di Jepang dalam mengadakan acara pernikahan dan juga acara menemukan calon pasangan yang potensial.

Musim semi ini, sebuah acara perjodohan akan diadakan di Lieu de Vintage Mejiro di Tokyo. bukan acara perjodohan biasa, karena setiap peserta yang datang akan ditutup matanya saat mereka menjajakan diri satu sama lain. Ini mungkin yang dikatakan kencan buta secara harfiah.

Penuaan masyarakat di Jepang merupakan salah satu yang tercepat di dunia, artinya lebih banyak orang tua dibandingkan yang lebih muda untuk mendukung mereka. Lalu, angka kelahiran di negara tersebut telah menurun selama beberapa dekade. Negara matahari terbit itu juga diperkirakan akan kehilangan sepertiga dari penduduknya dalam lima puluh tahun mendatang atau lebih.

Untuk membantu membantu peningkatan nya, pihak yang mengadakan acara perjodohan didanai untuk memperbaiki situasi. Dikatakan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe telah mengalokasikan miliaran yen untuk mendanai acara perjodohan dalam rangka untuk membalikkan populasi bangsa yang menyusut. Strategi ini akan membantu mendorong kaum muda untuk menetap dan memiliki keluarga, dan pada gilirannya itu akan membantu meningkatkan angka kelahiran di Jepang.

Dan kini, jenis acara seperti perjodohan semakin menjadi umum, terutama di daerah Tokyo. Hal ini dapat sangat sulit bagi perempuan yang berusia tiga puluh tahun dan lebih tua untuk menemukan pasangan di Jepang. Dalam rangka memenuhi tujuan mereka yakni menikah, mereka kadang-kadang memutuskan untuk menghadiri acara berburu pasangan dan pesta-pesta khusus ‘jomblo' untuk meningkatkan peluang mereka. Beberapa pesta tersebut akan diset misalnya seperti minum kopi bersama atau lainnya lengkap dengan soundtrack dari piano ntuk membuat segala tampilan dan nuansa menjadi romantis. Acara seperti demikian adalah kesempatan langka bagi mereka untuk pergi keluar dan bertemu orang-orang yang baru.

Pesta perjodohan yang akan diselenggarakan di Tokyo 26 Maret mendatang disebut "Kurayami Kon". Ini disponsori oleh film yang akan segera dirilis "Ankoku Joshi", sebuah film Jepang yang disutradarai oleh Saiji Yakumo. Setting untuk acara perjodohan akan diatur seperti suasana film dan akan didanai sebagian dari penjualan tiket. Set-up akan disamakan dengan permainan, di mana peserta akan saling membantu memecahkan misteri. Bersamaan dengan ini, mereka akan menggunakan indera penciuman, pendengar dan perasa melainkan menggunakan pengelihatan mereka.

Tertarik? Event ini terbuka untuk pria dan wanita single yang usianya 23-28 tahun. Hanya 80 orang peserta yang tertarik untuk menjalin hubungan satu sama lain. Seperti yang sudah dijelaskan di awal, pesta perjodohan ini tidak biasa: peserta akan ditutup matanya dengan tujuan menghindari melihat bentuk fisik dari lawan bicaranya dalam event. Anda dapat mendaftarkan diri melaui website resmi acara, dengan harga: ¥ 4.600 untuk wanita dan ¥ 7.600 untuk pria. Apa inilah saatnya kamu punya pacar orang Jepang?






foto: kurayamikon

(ADP)