Bagaimana ‘To-Do List’ Sederhana Membantu Anda Capai Tujuan Utama dalam Hidup

LearnVest

Seorang yang dikatakan sukses biasanya membuat ‘to-do list’ atau daftar hal-hal yang ingin dilakukan terfokus pada prioritas mereka dalam satu waktu, dan daftar itulah yang menjadi kunci keberhasilan mereka. dimana aturan mainnya yakni anda harus menyelesaikan semua dan mencatat pencapaian yang telah dilalui. Tapi untuk Jake Knapp, seorang penulis buku best-seller, ia menemukan bahwa lebih baik membiarkan beberapa hal berjalan dan menjadi sedikit tidak responsif bahkan terkadang gagal. Knapp akhirnya mulai memodelkan daftar tugasnya dari pola pikir tersebut, yang ia tuliskan dalam buku larisnya "Sprint."

Dia mengatakan bahwa daftar tugas tradisional memaksa dia untuk memprioritaskan terlalu banyak hal sekaligus. Knapp merancang daftar tugas yang memaksanya memprioritaskan satu proyek pada satu waktu. Dia menyebutnya "Burner List”, yang dikaitkannya dengan cara kerja koki di mana konsentrasinya utama terdapat pada piring di depannya atau sajian itu sendiri.

Bagaimana Cara Membuat ‘Burner List’?

Turbine HQ

Buat garis lurus di tengah selembar kertas. Berikan judul pada kolom kiri "Front Burner” dan kolom kanan "Back Burner." Bagi kolom Back Burner setengahnya untuk membuat ruang terpisah di kanan bawah, dan berikan judul "Kitchen Sink”. Inilah tiga elemen penting untuk itu:

1. Front Burner (Kolom Kiri)

Di sinilah proyek atau rencana terpenting Anda berjalan. Hanya satu item yang diperbolehkan. Buat daftar to-dos yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan proyek di bawahnya. Simpan banyak ruang di kolom ini sehingga Anda bisa menuliskan berbagai tindakan tambahan saat itu muncul.

2. Back Burner (Kolom Kanan)

Di sinilah proyek atau rencana prioritas kedua Anda berjalan. Hanya satu item yang diizinkan di sini. Karena itu kurang penting daripada proyek Front Burner Anda, seharusnya hanya menghabiskan setengah ruang.

3. The Kitchen Sink (Kolom Kanan Bawah)

Adalah tempat rencana Anda yang paling tidak penting, yang tidak ada hubungannya dengan proyek Front dan Back Burner Anda, dituliskan di kolum ini. Menempatkan mereka di tempat yang lebih kecil ini akan memaksa Anda untuk membatasi prioritas Anda yang lebih kecil dan tetap fokus pada tujuan Anda yang lebih besar.

Mengapa ‘Burner List’ Efektif?

Burner List efektif karena itu memaksa Anda untuk memperhatikan apa yang paling penting. Ini juga memaksa Anda untuk meninggalkan hal-hal yang tidak berarti, seperti yang dijelaskan Knapp. "Saat ini Front Burner dalam daftar tugas saya hari ini adalah tentang buku yang saya tulis, Jadi itu semua tentang buku ini." Di Back Burner-nya adalah proyek untuk berbagai lokakarya dan berbagai pelatihan, yang akan dia kerjakan saat dia selesai menulis untuk hari itu. Hal kurang penting yang perlu dilakukan adalah di Kitchen Sink-nya, seperti menulis newsletter, membersihkan mejanya, dan berbagai hal yang diluar prioritas lainnya. Semua telah terencana dan tidak ada tempat untuk hal lain dalam daftar rencana tersebut. Dengan burner list, anda didorong untuk mengatakan ‘tidak’.

Membuat ‘Burner List’ Anda Sendiri

istock

  • Gambarkan garis di tengah selembar kertas.
  • Berikan Judul pada kolom kiri "Front Burner" dan kolom kanan "Back Burner." Bagi kolom kanan menjadi dua dan beri judul "Kitchen Sink."
  • Di bagian Front Burner (kolom kiri), sertakan hanya prioritas utama Anda. Biarkan banyak ruang di bawah ini untuk menambahkan item tindakan tambahan saat muncul.
  • Di bagian Back Burner (kolom kanan), tulis hanya prioritas kedua Anda. Karena itu kurang penting daripada item Front Burner Anda, dan seharusnya itu hanya menghabiskan separuh ruang.
  • Di bagian Kitchen Sink (kolom kanan bawah), tambahkan berbagai hal yang perlu Anda selesaikan. seharusnya anda hanya sampai ke sini setelah Anda menyelesaikan apa yang ada di kolom Front Burner dan Back Burner.


Selamat Mencoba..





(ADP)