Unggulan anibee: Penulis ‘From The New World’, Yusuke Kishi!

Sphere
©2012K•K/S

Seiring tahun ini sudah hendak mencapai ujungnya, kami di anibee sini menyiapkan sesuatu yang besar – From The New World! Menceritakan kisah Saki dan teman-temannya yang hidup di dunia yang mirip utopia 1000 tahun di masa depan, mereka menemukan relik tua yang menyampaikan kebenaran yang mengagetkan mereka dibalik sejarah dunia.

Kami dapat kesempatan ngobrol dengan penulis novel asli yang memenangkan 29th Nihon SF Taiso Award, Yusuke Kishi, yang bersedia menjawab semua rasa penasaran ini!

anibee: Ceritakan pada kami bagaimana hingga ide cerita itu bisa muncul!

Kishi: Saya awalnya membayangkan 30 tahun lalu saat saya masih di universitas, membaca buku ‘On Aggresion’ oleh seorang ethologis Austria, Konrad Lorenz (terbit di Jepang tahun 1970). Buku ini menceritakan tentang bagaimana manusia, mahluk yang lemah ini, berperang diantara sesamanya dan menindas yang lebih lemah. Dengan konsep ini dalam pikiran saya, saya membuat cerita ini.

anibee: Apa alasanmu membuat setting 1000 tahun di masa depan?

Kishi: Saya telah menyadari perbedaan periode waktu pasti berpengaruh pada set dalam cerita, sebelum menentukan setting 1000 tahun di masa depan. Satu alasan untuk hal ini adalah karena saya ingin menggambar dengan lebih tidak biasa, tanaman-tanaman dan hewan yang aneh. Walaupun demikian, alasan itu sendiri nggak cukup untuk membenarkan sebuah setting, karena setting yang saya gambarkan bisa terjadi kapan saja, entah 10.000 atau 100.000 tahun lagi. Jadi kami memutuska untuk mengikutsertakan cerita yang kaya dengan plot utama penemua relik peradaban modern. Setelah banyak penelitian dan menganalisa berbagai skenario, membandingkan dan menyesuaikan ide, kami akhirnya membentuk konsep matang dan memutuskan itu adalah setting 1000 tahun mendatang.

anibee: Kenapa kamu nggak memutuskan untuk membuatnya setting dunia paralel?

Kishi: Walaupun konsep dunia paralel itu efektif untuk digunakan dalam banyak media seperti film dan novel, saya memutuskan untuk nggak memakai konsep itu dalam produksi ini, dan tidak ada alasan lain untuk itu. Saya benar-benar ingin menampilkan sesuatu yang mungkin saja bisa terjadi dalam masyarakat modern, dan itu akan jadi lebih relevan dan memberi efek pada pembaca untuk berpikir. Contohnya, novel ini ditulis sebagai catatan untuk Saki dan sisa tokoh lain, dari para pendahulu mereka 1000 tahun lalu, tapi juga bisa diintepretasikan sebagai sebuah pesan yang ditujukan pada kita. Menurut saya dunia paralel akan jadi terlalu abstrak dan nggak akan menimbulkan efek yang saya mau.

anibee: Kesan apa yang ingin kamu hadirkan pada para penonton anime adaptasinya?

Kishi: Tentu saja saya berharap adaptasi ke anime akan jadi media paling pas untuk karya ini, saya juga merasa ini adalah medium yang tidak ada batasnya.

Walaupun karya-karya lain telah sukses diadaptasi ke bentuk-bentuk lain seperti film live-action, terima kasih pada teknologi masa kini, saya secara pribadi khawatir beberapa inti dari cerita hilang dalam proses adaptasi. Misalnya, dalam film live-action, banyak yang bermasalah dengan special effect dan berpikir “Itu nggak nyata”, yang membuatnya tertarik keluar dari pengalaman dalam cerita – ini adalah masalah utama bagi saya.

Untuk anime, batasan-batasan itu tidak ada, dan lebih lagi, elemen-elemen seperti bakuhantam atau scene action bisa diekspresikan dengan lebih menjanjikan tanpa banyak komprimi. Apalagi kalau waktunya menunjukkan scene-scene yang mengganggu atau setting yang kurang penuh, sifat anime yang tidak realis membuat penonton menikmati film tanpa rasa terganggu, kebalikan film live-action. Bahkan scene kekerasan penuh darah bisa ditampilkan lebih indah di dalam anime.

anibee: Apa harapanmu denga versi anime From The New World?

Seperti siapapun yang telah bekerja sepenuh hati untuk sebuah karya yang ia produksi sendiri, saya harap semua orang yang bekerja dalam anime ini juga menikmati film ini. Saya harap mereka memberikan usaha terbaik mereka untuk menciptakan produk terbaik dan siap menghadapi segala rintangan dan secara akurat menangkap esensi cerita.

Dari membaca skenario nya sejauh ini, saya nggak punya kekhawatiran – saya bahkan berpikir saya nggak bisa menulis skenario sebagus itu! Saya tidak ada penyesalan karena adaptasi ke anime ini jatuh di tangan-tangan yang terampil, dan saya berharap karya ini akan memberi efek positif pada semua orang!

anibee: Tolong kasih pesan pada para penonton!

Saya harap para penonton bisa merasakan para tokoh dalam film, dan membayangkan bagaimana jika mereka lahir di waktu seperti saat kehidupan Saki. Begitu proses identifikasi ini berhasil, saya percaya mereka akan mendapatkan pengalaman menonton yang baik.

anibee: Apa yang menurutmu membuat “From The New World” spesial?

Penggambaran utopia yang sangat mungkin, juga diisi dengan berbagai masalah kompleks dan masih banyak lagi yang belum terungkap, benar-benar sebuah petualangan yang seru!

Ini bagaikan sebuah ledakan bagi kami, kami nggak sabar lagi! Teruslah mengikuti perkembangan anime nya!

Sumber Foto dari TV Asahi!

- Q