Review Anime: Outbreak Company

​
Peringataaan!!! Adik-adik yang masih di bawah 19 tahun, lebih baik melipir ke artikel lain ya, baca saja ulasanku tentang anime Non Non Biyori ya… xD.

Astaga, pusing deh pusing @_@ kalau seorang otaku sejati menonton serial Outbreak Company, kurang lebih dia akan merasa pusing karena seolah ada sebuah anime yang bisa menggambarkan kehidupan fantasinya sehar-hari. Sehingga bisa dibilang, denagn kata lain, serial ini tidak baik bagi kesehatan xD. Protagonis dalam anime ini adalah seorang cowok bernama Shinichi dan tentunya, ia seorang otaku.

Pada episode pertama, kamu langsung dibawa ke realita yang berbeda dari dunia sehari-hari, ini adalah realita dalam kepala Shinichi yang ‘sakit’.


SUMBER FOTO: RANDOM CURIOUSITY
MAID DAN MONSTER. CUKUP MENGGAMBARKAN FANTASI OTAKU KAN YA?

Fans anime komedi harus nonton Outbreak Company, fans anime fantasi, wajib nonton Outbreak Company, dan fans anime ecchi….pasti sudah nonton Outbreak Company! xD Walau banyak mengandung erotisme, anime ini disampaikan dalam plot yang baik, berkesinambungan,jadi nggak asal ecchi gitu.

Jepang memasuki era baru di mana ia bertetangga dengan sebuah negara asing. Untuk memenangkan sosiopolitik, Jepang menggunakan senjata halus, yaitu menyebarkan sub-culture J-Pop nya pada negara tetangga ini. Karena orang-orang birokrasi payah dalam menyebarkan budaya J-Pop, mereka menyewa seorang otaku, Kanou Shinichi, untuk menjadi ambassador Jepang.

Saat segalanya agak di luar kendali, di sinilah letak komedi anime ini. Pokoknya wajib tonton dan jangan lupa posting ulasan singkatmu di facebook anibee dan tag aku yaaaa (facebook id ku: Kei Sha)
Selamat menonton!


-Keisha