Alasan Kenapa Attack On Titan itu Biasa Aja

Attack On Titan adalah anime paling hits sepanjang 2012-2013. Semua forum anime punya thread “Sudah nonton Attack On Titan?” tapi setelah episode 11, obrolan-obrolan tentang Shingeki No Kyojin pun perlahan berkurang dan akhirnya berhenti sama sekali, walau Lawson dan toko-toko lain berlomba menarik calon pembeli dengan dekorasi dan bahkan cosplay Titan xD.

Dengan 25 episode di season 1 dan tidak adanya diskusi tentang kemungkinan ada/tidaknya season 2, Attack On Titan bisa dibilang adalah anime dengan kejatuhan paling signifikan, sesuatu yang sangat heboh dibicarakan lalu hilang sama sekali (fans nya). Kenapa ya kira-kira?


                                                                 SUMBER FOTO: 8TRACKS

 

Slow Pace

Pace, atau ritme penceritaan di dalam film, punya peran penting yang bisa membuat penonton tetap duduk untuk mengikuti cerita atau justru jalan-jalan dulu ke rumah tetangga mungkin nanti pas balik ceritanya udah seru lagi.

Pernah nonton Dragon Ball Z? Ingat episode perang yang hanya 10 menit tapi rasanya ada 5 jam teriakan dan adegan perang? Ya, itulah kekacauan yang bisa ada dalam anime. Teriakan dan rintihan yang menyakitkan itu tidak dibutuhkan dalam cerita. Jadi kamu nggak akan marah kan kalau aku bilang 57th Expeditiod Beyond the Walls bisa jadi 3 episode aja – bukan 6 episode dan apa iya Battle of Trost District harus 9 episode?

Pertanyaan Tak Terjawab

Ada banyak perkembangan karakter dan teka-teki yang akhirnya nggak menuju kemana-mana di Attack On Titan. Apa yang terjadi diantara Eren dan Mikasa? Bagaimana kabar Annie? Kenapa Annie memasukkan Eren ke mulutnya dan nggak membunuhnya?

Sejujurnya, ending anime ini kacau. Aku tau, kamu pasti menyuruhku baca manga. Tapi anime Sailor Moon, Death Note, Cowboy Bebop bisa menjawab semua teka-teki dalam animenya tanpa kamu harus kembali ke manga.

-Keisha