Review: 37th Japan Academy Prize 2015

Film Stand By Me Doraemon yang masuk dalam nominasi Japan Academy Prize ke 37 untuk kategori film animasi, berhasil memenangkan penghargaan untuk kategori tersebut pada acara penyerahan penghargaan yang di gelar hari jumat kemarin. Film dengan teknonogi 3D CG yang bercerita tentang robot kucing iconic Doraemon berhasil mengalahkan film-film animasi lain yang masuk dalam nominasi tersebut, diantaranya: When Marnie Was There, Giovanni's Island, Detective Conan: Dimensional Sniper, and Buddha 2: Tezuka Osamu no Buddha - Owarinaki Tabi.



Film live-action sequel dari film Rurouni Kenshin yang pertama yakni Rurouni Kenshin: Kyoto Taika-hen dan Rurouni Kenshin: Densetsu no Saigo-hen, memenangkan penghargaan All Night Nippon Wadai-Sho dalam acara Japan Prize Award yang digelar setiap tahun tersebut. Ini merupakan kategori dimana para pendengar dari program radio All Night Nippon memilih film dan actor favorit mereka yang masuk dalam nominasi.

Penghargaan The Best Picture of the Year diraih oleh film live-action Eien no Zero (The Eternal Zero), film tersebut juga meraih penghargaan lain dalam Japan Prize Award kemarin seperti sutradara terbaik dan kategori actor terbaik All Nippon Wadai-sho dari acting Junichi Okada. Film animasi Disney Frozen memenangkan penghargaan untuk kategori film asing pada acara tersebut.


Aktor kawakan Bunta Sugawara yang pernah berakting untuk film Spirited Away, Tales From Earth Sea dan Wolf Children menjadi satu dari lima yang mendapatkan penghargaan Chairperson Special atas pencapaian di dunia film selama hidupnya. Selain dirinya, Sound Engineer dari film From Up On Poppy Hill Masashi Tara juga mendapatkan penghargaan serupa dengan actor kawakan Bunta Sugawara.




(ADP)