Museum The Beatles Segera Buka di Oita

Belum lama ini, mantan personil sekaligus pemain bass dari group music legendaris The Beatles, Paul McCartney, telah sukses menggelar konser solonya di Nippon Budokan, berjarak hampir 50 tahun dari kali terakhir The Beatles tampil disana pada tahun 1966. Tahun ini di Nakatsu Prefektur Oita, akan segera dibuka museum The Beatles dengan ribuan barang-barang yang berhubungan dengan empat musisi ternama tersebut, diantara barang-barang bersejarah terdapat piano yang dimainkan John Lennon dan mantel “happi” yang digunakan The Beatles saat tour ke Jepang di tahun 1966.

Museum ini akan menjadi museum pertama di Jepang yang menampilkan benda-benda permanen yang berhubungan dengan para personil The Beatles John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringgo Star berdasarkan Produce Centre, yang mengelola hak cipta dari materi The Beatles di Jepang. Museum The Beatles akan dijalankan oleh perusahaan bernama Chiga.co., perusahaan yang mengoperasikan panti-panti jompo yang kebanyakan terdapat di wilayah Kanto. Pengumuman pengelolaan museum ini dikabarkan oleh perusahaan tersebut pertengahan minggu ini.

Museum ini juga sekaligus melanjutkan kesuksesan John Lennon Museum yang dibuka pada tahun 2000 silam di Saitama sebelum akhirnya ditutup pada tahun 2010. Diantara sekitar 2500 koleksi penuh memorabilia yang akan di tampilkan di museum tersebut juga akan terdapat pakaian dan rekaman yang berhubungan dengan The Beatles. Museum akan buka di dekat Stasiun JR Nakatsu, pemilihan Nakatsu sebagai venue untuk museum dikarenakan Yuichi Fukuzawa, pendiri Universitas Keio yang bergengsi dan pendukung pendidikan bahasa Inggris di Jepang lahir dan besar di kota tersebut.



foto: stripes, eil, kristiangoddart

(ADP)