Attack on Titan dan 36 Judul Lainnya di Blacklist di Cina


Shanghai International Film Festival akan segera bergulir mulai 13 Juni selama kurang lebih satu minggu hingga tanggal 21 Juni mendatang di Shanghai Cina, dalam rangkaian festival tersebut terdapat “Japan Film Week”, yang rencananya akan menayangkan film-film hasil karya sineas Jepang termasuk anime populer Attack on Titan karya Hajime Isiyama. Beberapa hari sebelum festival dibuka, rencana penayangan film anime yang juga sedang dinanti versi live-action-nya ini tiba-tiba dibatalkan bersama tujuh film anime lainnya.


Sangat disayangkan, dikabarkan sebelumnya film anime Attack on Titan telah diperiksa dan disetujui. Namun, komite eksekutif festival film internasional tersebut secara mengejutkan menginformasikan pada hari selasa (9/6) bahwa mereka tidak bisa menayangkan film anime tersebut. Hal ini disebabkan karena larangan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kebudayaan Cina satu hari sebelumnya.

Senin (8/6) Kementrian Kebudayaan Cina sekurangnya menyebutkan 38 judul anime dan manga Jepang yang di blacklist, termasuk Attack on Titan, dari distribusinya baik online maupun cetak di Cina. Pejabat senior Kementrian Cina mengatakan, “Daftar ini merupakan hasil evaluasi oleh penyidik, ulasan kementerian dan pendapat ahli. Hal ini bertujuan untuk membimbing website yang berkaitan dalam review yang tepat dan untuk urusan mengimpor komik dan animasi”.



Menanggapi film anime Attack on Titan, kementrian kebudayaan Cina mengatakan, “raksasa yang berbaris, binatang buas parasit dan kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur juga kekerasan, pornografi, mengandung konten yang menghasut kegiatan teroris”. Pihak perushaan dari 38 anime yang di blacklist melayangkan peringatan dan ancaman denda secara live online untuk pernyataan yang diberikan tersebut.

Mulai 1 April lalu, peraturan baru di Cina mengharuskan website video disana meminta persetujuan untuk stream media-media asing. Pada saat itu, kementerian mulai melakukan blacklist untuk judul-judul yang "terdapat didalamnya adegan kekerasan, pornografi, terorisme dan kejahatan terhadap moralitas publik" yang akan mendorong anak-anak untuk melakukan kejahatan. Untuk website video yang masih menayangkan konten-konten seperti diatas akan diselidiki dan ditindak.

Berikut judul-judul anime & manga yang telah di blacklist oleh Kementrian Kebudayaan Cina:

  • Terror in Resonance
  • Blood-C
  • Highschool of the Dead
  • Ergo Proxy
  • Parasyte
  • The Skull Man
  • Another
  • Inferno Cop
  • Afro Samurai
  • Tokyo Ghoul √A
  • Sword Art Online II
  • Tokyo ESP
  • Tokyo Ravens
  • Devil May Cry
  • RIN - Daughters of Mnemosyne
  • The Testament of Sister New Devil
  • Attack on Titan
  • Corpse Party
  • Strike the Blood
  • Death Note
  • Deadman Wonderland
  • Date A Live II
  • Psycho-Pass
  • Devilman Lady
  • School Days
  • Those Who Hunt Elves
  • Elfen Lied
  • High School DxD
  • Samurai Bride
  • So, I Can't Play H!
  • Girls Bravo: Second Season
  • Kanokon
  • Aesthetica of a Rogue Hero
  • Sakura Diaries
  • Black Butler
  • Claymore
  • Dance in the Vampire Bund

Seharusnya Japan Film Week dalam festival film internasional Shanghai bisa menjembatani dan memperdalam pemahaman orang-orang Jepang dan Cina melalui film, dalam tujuan pertukaran budaya. Bukannya malah kembali membuat renggang hubungan kedua Negara yang mulai membaik.




foto: kinja, usnery, cliveischampion

(ADP)