“Godzilla Resurgence” Film Jepang Baru yang Paling Mencekam dari Franchise Godzilla

Film Jepang baru ‘Godzilla’ setelah 12 tahun dari film sebelumnya, yang diberi judul “Godzilla Resurgence” (Shin Godzilla), telah mengungkap sebuah video teaser dan visual untuk film baru tersebut pada kamis (10/12). Dalam visual yang diungkap tersebut tertulis, “Japan vs Godzilla”, dan tanggal rilis film yang akan tayang pada 29 Juli 2016 mendatang.


Mahiro Maeda, orang yang punya andil besar untuk film-film seperti “Mad Max: Fury Road”, “The Animatrix”, “Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo”, dan "Kyōshinhei Tokyo ni Arawaru", mengerjakan desain image untuk film Godzilla Jepang terbaru ini. sedangkan Takayuki Takeya, orang yang mengerjakan “Kamen Rider Drive” dan “live-action Attack on Titan”, mengerjakan desain karakter berdasarkan konsep dari Maeda dan Anno, yang mendeskripsikan desain tersebut sebagai ‘desain yang hanya bisa dibuat oleh orang Jepang’. menurut Maeda, desain tersebut kembali ke akarnya (aslinya), yang merupakan perwujudan dari bencana 11 Maret Jepang (berbeda dengan film sebelumnya yang bersetting pasca perang Jepang).


Adapun aktor dan aktris utama yang akan membintangi “Godzilla Resurgence” diantaranya yakni Hiroki Hasegawa (live-action Attack on Titan dan Princess Jellyfish's Shū Koibuchi) yang berperan sebagai orang yang terkait dengan pemerintah ketika Godzilla menyerang Jepang yang telah modern. Yutaka Takenouchi (Hoshi no Kinka, Calmi Cuori Appassionati, Nagareboshi) berperan sebagai orang lainnya yang juga terkait dengan pemerintah, dan Satomi Ishihara (live-action Attack on Titan's Hans/Hanji, Pokémon the Movie: Black - Victini and Reshiram's Karita) yang berperan sebagai agen dari Amerika.

Produser eksekutif film, Akihiro Yamauchi (Trick, Densha Otoko, Bakuman.) Menjelaskan bahwa film dengan judul berbahasa Jepang, Shin Gojira atau Shin Godzilla, menandakan bahwa itu bukan "revival" atau "rebirth" dari godzila, film diterjemahkan sebagai "New Godzilla", juga bisa berarti "True Godzilla", "God Godzilla", dan konotasi lainnya. Kepala direktur Hideaki Anno menciptakan judul tersebut dengan maksud untuk menggabungkan berbagai kemungkinan arti.

Syuting film tersebut telah dimulai di pinggiran kota Tokyo pada bulan Agustus dan selesai pada akhir Oktober. Menurut Sankei Sports, cerita bersetting di Jepang modern, dan ada keterlibatan Amerika dalam film. Dengan tinggi 118,5 meter, Godzilla baru akan menjadi salah satu yang tertinggi, mengalahkan Godzilla dengan 108 tinggi meter (355-kaki) yang terdapat di film Hollywood 2014 dari sutradara Gareth Edward dan diproduseri Legendary Pictures.

Anime director Hideaki Anno bersama sutradara film live-action Attack On Titan Shinji Higuci kini tengah berkolaborasi untuk film tersebut, Anno sebagai chief director dan penulis cerita sementara Higuchi mendirect film Godzilla Resurgence dan direktur special effect. Higuchi berjanji bahwa ini akan menjadi Godzilla paling menakutkan yang pernah ada, mengutip kengerian dari dunia nyata, seperti bencana 9/11,tsunami Jepang 11 Maret, dan krisis nuklir Fukushima. Film ini akan menggunakan hybrid aktor yang bergerak melalui miniatur (seperti film Godzilla pada mulanya), komputer grafis, dan efek khusus.

Berikut Teaser untuk film "Godzilla Resurgence":

Higuchi dan Anno sebelumnya berkolaborasi dalam film "Kyōshinhei Tokyo ni Arawaru" (Giant God Warrior Appear in Tokyo), sebuah live-action dari Ghibli studio berupa tokusatsu singkat. Mereka juga bekerja sama dalam serial televisi Evangelion dan Royal Ruang Force - The Wings of Honnêamise. Special effect director lainnya yang dipegang oleh Higuchi termasuk film Japan Sinks, film Gamera, dan film Godzilla 1984.







foto: eiga, cinematoday

(ADP)