Musik Tradisional Asal Jepang, Sudah Tahu Belum?

Yaitu Gagaku! Gagaku memiliki arti “graceful music” atau musik yang anggun. Musik ini merupakan musik tradisional Jepang yang tertua, dan disebut-sebut sebagai musik orchestra tertua di dunia!. Gagaku sendiri sudah masuk sebagai Intangible Cultural Heritage.

Gagaku seringkali ditampilkan di The Imperial Court (Pengadilan mulia) atau dalam bahasa Jepang adalah Kuge. Penampilan Gagaku sendiri sudah berlangsung dari 1.200 tahun yang lalu. Kini, penampilannya tidak hanya di Kuge, tetapi juga dibeberapa tempat seperti tempat ibadah dan kuil-kuil.

Terjadi pengaturan suara yang kompleks dalam prosedur bermusiknya, dan tidak hanya mengikuti pertumbuhan musik modern, tetapi juga mengembangkan beberapa aspek, salah satunya sebagai bentuk seni universal. Dalam konser Gagaku, lagu Saibara dan Roei lebih sering ditampilkan. Lagu tersebut diiringi dengan ryuteki, hichiriki, sho, biwa, dan so, sementara penyanyinya mengikuti pukulan genta kayu atau shakubyoshi.

Sedangkan tariannya ditandai dengan gerakan lambat, tepat dan gerakan regal. Biasanya para penari mengenakan kostum tradisional Buddha, yang biasanya dengan masker cantik. Musik dan pola tari sering diulang beberapa kali. Hal ini dilakukan pada platform persegi, biasanya 5,5 x 5,5 meter.

Ada beberapa kategori dalam Gagaku,

  1. Kangen: Instrumen
  2. Bugaku: Musik, Tarian
  3. Saibara dan Roei: Lagu
  4. Musik ritual dalam upacara Shinto


oto: kunaicho, google image

(Fa)