Inilah 6 Peran Terbaik yang Pernah Dimainkan ‘Shun Oguri’ dalam Film


Untuk para penggemar J-movies, siapa yang tidak mengenal aktor yang satu ini, alis yang terdefinisi dengan baik, mata yang tajam, rahang yang tegas, serta kehadirannya yang mengancam.. ialah aktor kebanggan Jepang Shun Oguri (小栗 旬). Namun seseorang akan terdengar bodoh jika mengatakan hal-hal tersebut adalah alasan dibalik kesuksesan sang aktor yang mendunia. Lebih dari itu, Oguri memiliki bakat yang membuatnya berbeda dari yang lain dan tentunya pengalaman untuk benar-benar memainkan jenis peran apapun yang diberikan kepadanya.

Film dan beberapa drama berkualitas hanyalah beberapa hal yang membuatnya dibanggakan industri hiburan Jepang. Dimulai dengan karakter tidak biasa dari film “get-go”, ia bermain sebagai Noboru Yoshikawa, anak yang kerap di bully dan dilecehkan dalam drama “Great Teacher Onizuka” untuk peran debutnya. perannya mengumpulkan banyak perhatian. Selama bertahun-tahun, berbagai proyek telah datang padanya dan semua peran yang diberikan, dilakukannya dengan keadilan yang tepat. Berikut ini adalah 6 peran yang dianggap menonjol dari berbagai proyek yang telah ia lakukan.

Hana Yori Dango (2005)


Drama live-action adaptasi dari Shoujo manga yang melahirkan banyak fans, bukan hanya di Jepang melainkan di seluruh dunia. Ini juga merupakan drama yang memberi kasus serius ketika Shun membawakan peran berlapis dan kompleks, namun begitu baik untuk penggambaran karakter Hanazawa Rui. Digambarkan sebagai seorang pendiam dan misterius dalam kelompok, ada kebutuhan untuk menjaga keseimbangan menjadi acuh tak acuh dan dingin dengan kebutuhan untuk masih memiliki kehadirannya yang kuat di seluruh acara selagi menjaga cerita berjalan. Sosok tenang Oguri yang menyembunyikan hati yang juga hangat menciptakan dinamika yang tepat untuk cinta segitiga yang sangat baik antara peran utama.


Hanazakari no Kimitachi e / Hana Kimi (2007)


Adaptasi shoujo manga lainnya yang memikat dunia yang telah diadaptasi ke live-action drama, bukan hanya di Jepang, tapi di Korea dan Taiwan juga, menginspirasi lebih banyak penggemar setia. Shun memainkan karakter seorang atlet berbakat, Sano Izumi, yang telah kehilangan kemampuannya untuk melompat dengan baik karena kecelakaan dan persepsi negatif tentang situasinya. Dengan semua orang melakukan hal mereka sendiri, menjadi satu-satunya orang waras dan tidak terbawa menjadi gila bukanlah sesuatu karakter yang bisa dilakukan dengan mudah. Konsistensi kinerja Shun dan kemampuannya untuk menjaga ketenangan, semuanya adalah salah satu elemen yang mempertahankan drama ini secara utuh.


Tokyo Dogs (2009)


Seri kejahatan sekaligus komedi ini adalah dunia yang jauh dari roman remaja dan cinta segitiga dimana Oguri mulai dikenal. Shun berperan sebagai Takakura, detektif yang memiliki kelas ‘New York’ dalam hal keterampilan dan kecerdasan sebagai penyidik. Menanggulangi sesuatu yang tidak langsung berpusat pada asmara melainkan pada persahabatan dan keadilan cukup trek yang berbeda untuk Shun. Namun, ia tidak pernah menyimpang jauh dari peran konvensional seperti itu. Bukannya distereotipkan sebagai orang terkemuka yang khas, ia mengambil tantangan baru, membuatnya sebagai aktor yang fleksibel.


Rich Man, Poor Woman (2012)


Ini adalah sebuah drama yang menyoroti bagaimana serbagunanya seorang aktor dan Shun benar-benar mengatasinya dengan baik. Interaksi dengan karakter lain, reaksi mereka, adegan, dan sikapnya telah menciptakan sinergi yang sempurna untuk membuat seri yang akan selalu diingat. Penampilannya sebagai orang dewasa terbelakang secara sosial dan emosional memberinya penghargaan Aktor Terbaik di 74th Drama Academy Award di tahun yang sama.


Crows Zero (Movie, 2007)


Sejujurnya kami belum pernah melihat orang memainkan peran gangster atau berandalan namun juga memberikan seseuatu yang mendalam dan keadilan sebagaimana yang dilakukan Shun Oguri dalam film tentang anak sekolahan yang kerap berkelahi ini. Ketika datang ke peran yang membutuhkan kecemasan, kemarahan, dan penggambaran remaja berjuang, Shun Oguri akan menjadi salah satu top picks. Matanya adalah apa yang menciptakan dampak terbesar. Seolah-olah itu berbicara untuknya, dan menyampaikan emosi baginya. Penampilannya untuk film ini membuatnya mendapatkan penghargaan Aktor Pendukung dan dua penghargaan Aktor Terbaik.


Space Brothers (Movie, 2012)


Tidak pernah ada batasan usia untuk mencapai impian - ini adalah gagasan utama dari seluruh film, dan itu sendiri sangat inspiratif. Cerita ini menyoroti dua bersaudara dan keinginan mereka untuk menjadi astronot setelah melihat apa yang tampak seperti UFO ketika mereka masih anak-anak. Ini juga merupakan film yang membuktikan berapa banyak Shun rela mengorbankan penampilan untuk memainkan peran yang tepat, dengan rambut afronya. Melalui film ini, ia mampu mewakili mayoritas penduduk yang tidak mencapai impian mereka dari percobaan pertama dan telah memilih untuk hidup praktis bukan. karakternya dalam film mudah untuk dihubungkan dengan itu.

-----

Baik layar lebar atau tv adalah platform yang memberikan kesempatan Shun untuk menampilkan bakatnya. Beberapa proyek yang dianggap sebagai terobosan, memberinya keterpaparan yang ia perlukan. Mungkin banyak dari kita berandai film apa yang akan menjadi panggung Oguri berikutnya, ia akan kembali berperan dalam film misteri berjudul “Museum” tahun 2016 ini, dimana ia akan berperan sebagai detektif yang mengejar seorang psikopat. Shun Oguri adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar memberikan kinerja yang solid setelah kinerja yang solid. Kita nantikan saja tahun ini!!






foto: jpninfo

(ADP)