Hi-Standard Kembali Setelah Hiatus 16 Tahun

Fans dari band punk rock legendaris Jepang Hi-Standard terkejut ketika minggu lalu band tersebut telah mengumumkan bahwa mereka akan segera mengakhiri hiatus mereka yang telah berjalan selama 16 tahun. Pengumuman mengejutkan tersebut datang satu hari sebelum band tersebut berencana untuk mengeluarkan terbaru mereka yang berjudul ‘Another Starting Line’.


Benar saja, tepatnya 5 Oktober 2016 lalu Hi-Standard kembali merilis single baru setelah berselang 16 tahun sejak terakhir mereka mengeluarkan ‘Last of Sunny Days’ di tahun 2000. Namun juga terdapat pengumuman yakni sampai dengan 26 Oktober single hanya akan tersedia di toko-toko CD di seluruh Jepang. langkah yang benar-benar diluar dari karakter band tersebut dapat diartikan sebagai ‘cemoohan’ besar untuk situs streaming musik seperti Spotify, yang baru saja diluncurkan di Jepang kurang dari seminggu sebelumnya.

Ini merupakan sebuah upaya untuk membuat orang-orang kembali ke toko CD dan bernostalgia tentang bagaimana dulu ketika musik ditemukan dengan mencari ke toko atau lorong-lorng dengan usaha, berbicara dan bertanya dengan staf toko CD, mendengarkannya di tempat mencoba yang biasanya disediakan di sebagian toko. Meskipun begitu, Hi-Standard juga mengeluarkan versi teaser pendek dari single terbaru mereka yang bisa didengarkan di Youtube.

Mempertahankan tradisi band, lagu yang dinyanyikan sepenuhnya dibuat dalam bahasa Inggris. Selain itu band ini telah mengumumkan single lain, yang direncanakan keluar pada bulan Desember, serta serangkaian jadwal tur. Lokasi untuk "Good Job Ryan" tour (dinamai atas nama produser mereka) saat ini sementara hanya berlangsung di wilayah Tohoku.

Akan menarik untuk dilihat apakah band dapat menghasilkan jenis yang sama dari hype mereka pada 1990-an. Sedikit mengingatkan dengan punk-rock yang dibawa Hi-Stadard, berikut adalah lagu lama dari album mereka di tahun 1997 Angry Fist.

Hi-Standar adalah band punk hardcore Jepang yang terbentuk pada tahun 1991. Dengan rilisan ‘Making the Road’ yang terjual laris di Jepang memicu tour Amerika dan Eropa untuk band bersama dengan band-band punk seperti NOFX, No Use for a Name dan Wizo.





foto: hi-standard

(ADP)