Fakta Menarik dari Film "Sky of Love" a.k.a "Koizora"

Pernahkah kamu menonton Film “Sky of Love” atau yang biasa disebut “Koizora ?

Film yang disutradarai oleh Natsuki Imai ini sendiri dirilis di Jepang pada 3 November 2007. Selain itu, film ini juga meraih banyak penghargaan diantaranya Best Newcomer Award di tiga ajang bergengsi salah satunya adalah Yokohama Film Festival, lalu Tsutaya Fan Award di Mainichi Film Award.

Ternyata dibalik film cinta tersebut, banyak sekali fakta-fakta yang menarik untuk dibahas. Apalagi film ini sendiri juga populer tidak hanya di Jepang, namun juga populer di luar negeri. Mungkin sebagian dari kamu yang sudah menonton film ini sudah tahu alur cerita menarik yang disajikan dalam film tersebut, jikalau pun kamu belum, mungkin pembahasan kali ini bisa membuat kamu semakin terinspirasi untuk memasukan film ini ke dalam playlist film saat kamu bosan beraktifitas.


Cerita “Koizora” a.k.a "Sky of Love" Berawal dari Serial Novel Ponsel

Siapa yang menyangka kalau film ini berawal dari serial novel ponsel yang pada saat itu diterbitkan pada salah satu situs di web mobile dan memang dikhususkan untuk pembaca mobile. Pada akhirnya serial novel tersebut pun menjadi populer dan kemudian diterbitkan menjadi novel yang dipisahkan dalam dua volume pada Oktober 2006. Dikatakan bahwa novel ini berdasarkan cerita pribadinya Mika (sang penulis novel), yang pada saat itu sudah dibaca oleh ribuan orang, penampilan teater, drama seri televisi, dan adaptasi manga yang diproduksi.


Alur Cerita yang Sebenarnya

Tahara Mika mulai masuk ke sekolah tinggi dan dia sudah lama tidak merasakan jatuh cinta. Suatu hari, seorang anak muda bernama Nozomu yang satu sekolah dengannya tertarik dengan Mika, selalu menghubunginya, dan selalu menelponnya. Hingga, anak lelaki itu pada suatu waktu mabuk dan teleponnya pun diambil alih oleh temannya, Hiro. Hiro kemudian berbincang-bincang dengan Mika. Mika tidak kenal sama sekali dengan Hiro dan dia tidak merasa aneh dan nyaman dengan suaranya. Mereka akhirnya menjadi teman satu sama lain.

Setelah berteman satu sama lain lewat telepon, Mika dan Hiro sepakat untuk saling bertemu di sekolah. Mika terkejut mengetahui bahwa Hiro adalah anak berandalan yang dia takuti. Hiro membuktikan identitasnya dengan menunjukkan sebuah foto langit yang ada di ponselnya. Ketika mereka tumbuh bersama, Mika mengerti bahwa Hiro adalah orang yang lembut. Mereka pun jatuh cinta satu sama lain.

Namun, cerita cinta mereka dihadapkan dengan banyak cobaan, salah satunya adalah mantan pacar Hiro, yaitu Saki. Saki yang pada saat itu masih cinta dengan Hiro, menyewa sejumlah orang untuk memperkosa Mika. Dan untuk membalaskan dendamnya, Hiro dan kakaknya menghukum para pelaku dan Saki. Akhirnya, ada rumor yang mengatakan bahwa Mika dilecehkan lewat telepon. Semenjak saat itu Hiro bersumpah untuk melindungi Mika.

Tidak lama setelah kejadian itu mereka bertemu di perpustakaan, dan Mika pun hamil. Hiro pun sangat senang mendengar kabar itu dan meminta restu orang tuanya untuk merawat bayi tersebut. Namun, orang tua Mika berpikiran sebaliknya. Meskipun ada ketidaksetujuan dari orang tua Mika, dia dan Hiro tetap yakin untuk merawat bayi tersebut.

Sayangnya, Saki masih ingin membalas dendam kepada Mika. Dia pun mendorongnya di tangga hingga Mika keguguran. Karena itu, Mika diberitahu bahwa dia tidak akan bisa hamil lagi. Keduanya pun sedih dengan kematian bayi mereka dan berjanji untuk mengunjungi makam bayi mereka setiap tahun.

Tetapi pada tahun kedua mereka di SMA, Hiro menemukan bahwa ia memiliki penyakit yang tak bisa disembuhkan. Dia kemudian putus dengan Mika agar Mika tidak semakin bersedih karena penyakitnya. Hiro pun masih mengawasi Mika melalui temannya, Nozomu.

Mika yang terluka oleh Hiro pun secara bertahap melupakan Hiro dan bertemu dengan seorang teman kuliah bernama Yu. Mika dan Yu pada akhirnya berkencan. Yu bahkan mencegah orang tua Mika bercerai.

Pada ulang tahun kematian bayi Mika dan Hiro, Mika bertemu dengan Hiro. Namun, pada ulang tahun kedua, Nozomu yang datang pada ulang tahun kematian bayinya. Nozomu kemudian berkata kepada Mika, bahwa Hiro memiliki kanker. Sehingga Mika pun memutuskan untuk mengurus Hiro dan putus dengan Yu. Hiro pun tidak perlu menderita sendirian lagi, dan memutuskan untuk melawan penyakitnya untuk Mika.

Namun kondisi Hiro ternyata memburuk dan dia meninggal. Mika tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya di rumah sakit sebelum kematiannya.

Mika yang sedih karena kematian Hiro pun mencoba bunuh diri. Dia mencoba untuk melompat dari jembatan tapi dihentikan ketika dua merpati terbang ke langit. Dia menjatuhkan buku harian Hiro dan menemukan sebuah surat yang ditulis Hiro untuknya. Mika menemukan bahwa Hiro senang berada bersamanya selama hari-hari terakhirnya. Dia memutuskan untuk melanjutkan hidupnya, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk Hiro.

Satu bulan kemudian, Mika hamil lagi hasil buah cintanya dengan Hiro.


Alur Cerita yang Sedikit Berubah pada Adaptasi Filmnya

Adaptasi film itu sendiri dibintangi oleh Aragaki Yui (Mika), Miura Haruma (Hiro), dan Koide Keisuke (Yu). Alur ceritanya sendiri berubah sedikit dari aslinya sehingga bisa menghasilkan film dengan durasi 129 menit.

Baca : Aragaki Yui Aktris Cantik Multitalenta dan Karier-nya yang Menawan

Baca : Fakta Tentang Haruma Miura

Dalam adaptasi filmnya, Mika kehilangan ponsel dan Hiro menemukannya di perpustakaan. Hiro pun meminta nomor telepon Mika dan menelponnya hingga pada akhirnya mereka menjadi teman. Mereka juga bertemu satu sama lain sesudahnya di dekat kolam renang sekolah mereka. Hiro membuktikan identitasnya dengan menunjukkan foto dari langit ke Mika.

Perbedaan lainnya dalam adaptasi film ini adalah bahwa Mika dan Hiro memiliki hubungan seksual pertamanya di rumah Hiro. Melalui hal ini, Mika menemukan bahwa Hiro masih memiliki pacar. Namun Hiro menegaskan bahwa ia sudah putus dengan mantan pacarnya, Saki. Selain itu perbedaan yang sangat menonjol adalah, Mika tidak hamil lagi setelah kematian Hiro.

Film “Sky of Love” sendiri disutradarai oleh Imai Natsuki. Selain itu Imai juga menjadi sutradara dalam serial drama lainnya. Ketika film ini dirilis, film ini telah ditonton oleh sekitar 3.200 juta orang dan menduduki peringkat ke-enam sebagai film Jepang terlaris di tahun 2007, dengan pendapatan sebanyak 3,9 miliar yen.


Adaptasi Cerita ke Serial Drama

“Sky of Love” juga menjadi sebuah serial drama pada saluran TBS. ditayangkan selama prime time dari tanggal 2 Agustus sampai 13 September 2008, dan berlangsung selama enam episode.

Audisi yang dilakukan untuk peran utama, didapatkan oleh Seto Koji (Hiro), Mizusawa Erena (Mika) yang dipilih dari 1.000 pelamar.


Adaptasi Cerita ke Manga

“Sky of Love” juga diadaptasi menjadi manga. Manga ini sendiri digambar oleh Haneda Ibuki dibawah arahan Mika sendiri. Serinya diterbitkan oleh Futabasha Publishers menjadi delapan jilid, yang berlanjut dari Juni 2007 sampai Februari 2009.


Setelah pembahasan tentang film menarik “Sky of Love” a.k.a “Koizora” ini, pasti kamu jadi tahu banyak hal mengenai film tersebut. Dan bagi kamu yang belum menonton, pastinya kamu penasarankan ?


(Fa)