starRo, Musisi Elektronik Jepang Pertama yang Masuk Nominasi Grammy

Shinya Mizoguchi atau yang mungkin lebih dikenal dunia dengan nama ‘starRo’, adalah seorang musisi dan produser musik elektronik Jepang asal Tokyo. Apa yang begitu spesial tentang dirinya? Karena Jepang memiliki nama besar lain dalam scene musik elektronik dunia, contohnya seperti Seba Jun alias nujabes. Baru-baru ini, starRo menjadi musisi elektronik Jepang pertama yang masuk dalam nominasi Grammy Award, sebuah acara penghargaan untuk pencapaian luar biasa dalam bidang musik, untuk karyanya yang me- remix ‘Heavy Star Movin’ dari musisi alternatif The Silver Lake Chorus.

Musisi multi-instrumentalis yang mempelajari semuanya sendiri itu, dikenal dengan sound musiknya yang berbeda. starRo menggabungkan berbagai genre mulai dari jazz, hip-hop, folk, dan R & B dengan musik elektronik.

Namun, yang membuat Mizoguchi spesial adalah di mana hampir satu dekade lalu, ia masih seorang pekerja kantoran biasa seperti kebanyakan orang seusianya di Tokyo, yang bekerja lebih dari 12 jam hingga tridak memiliki waktu untuk hobinya, musik. Ia tidak pernah melihat musik sebagai profesi yang layak bahkan setelah ia hijrah ke Los Angeles, Amerika.

Setelah menjual semua peralatan musiknya di Jepang, starRo menemukan dirinya ditakdirkan untuk melanjutkan kehidupan di musik dan ia akan mencari jalan untuk itu, lalu Mizoguchi yang sudah tidak muda lagi itu pun hijrah ke Amerika. Sampai akhirnya ia menemukan ‘Low End Theory’, sebuah club hip-hop dan eletronik di LA dan mendapatkan inspirasi untuk kembali bermusik. Dari tempat tersebut starRo mulai mendapatkan daya tarik melalui Sounclod, sebuah platform musik online yang berbasis di Berlin Jerman, dan kembali melanjutkan cita-citanya dalam bermusik sampai mendapatkan berbagai penawaran kerjasama.

Tidak lama setelah Mizoguchi menandatangani kontrak dibawah Soulection, sebuah platform global di mana musik sebagai dasarnya, ia bergabung dengan beberapa musisi elekronik lain yang sudah memiliki nama besar sekelas GoldLink, Ta-ku, J-Louis, dan Mr. Carmack.

Dari EP-nya yang berjudul Komorebi di tahun 2011, album White Label di 2013, critically acclaimed emotion di 2015, hingga single ‘Milk’ di Majestic Casual and Monday EP tahun 2016, starRo terus berkarya dan mendorong batasan dalam bermusik. hingga akhirnya ia masuk dalam kategori Best Remixed Recording di Grammy Award ke-59 yang akan diadakan pada 12 Februari 2017 di Staples Centre Los Angeles.








foto: unrtd

(ADP)