Koinobori: Harapan Orang Tua Untuk Anak Laki-Laki

foto: dickblick

Sebagian besar dari anda pasti pernah melihat pernak-pernik berbentuk ikan mas yang satu ini, digantung atau dikibarkan di toko-toko/kios yang menjual sesuatu yang berasal dari Jepang. hiasan yang mirip dengan kaos kaki udara di landasan penerbangan itu disebut “koinobori”, hiasan yang juga berkibar seperti bendera ini akan banyak terlihat di awal bulan Mei untuk menyambut datangnya perayaan hari anak-anak “kodomo no hi”k atau nama lainnya “tango no sekku”.


foto: ittekimasushi

Pemasangan koinobori di hari tersebut bukan tanpa alasan, orang tua di Jepang yang mempunyai anak laki-laki mengibarkan koinobori sebagai doa dan harapan agar anak lelaki kelak menjadi orang yang sukses. Koinobori yang tertiup angin musim semi menjadi simbol perayaan hari tersebut, dulu sebelum Jepang menggunakan kalender Georgian, tango no sekku jatuh pada musim hujan hingga koinobori berkibar di musim penghujan. Saat ini koinobori mengingatkan orang-orang Jepang akan langit biru cerah yang menandai akhir musim semi.


foto: web-japan

Tradisi pengibaran koinobori di halaman rumah awalnya dilakukan oleh kalangan samurai pada pertengahan zaman Edo. Para samurai merayakan tango no sekku dengan tradisi memajang peralatan perang mereka seperti kabuto dan yoroi di rumah seperti altar. Selain itu, para kaum samurai membuat koinobori dari kertas ataupun kain yang dijahit dan digambari ikan koi menggunakan tinta, koinobori dibuat agar dapat mengembung dan berkibar ketika terkena angin.


Macam-macam Koinobori

Pada awalnya orang Jepang hanya mengibarkan koinobori berwarna hitam yang disebut magoi, koinobori yang dikibarkan paling tinggi yang melambangkan putra sulung. Seiring berjalannya waktu koinobori dengan warna lain pun muncul dan semuanya menggambarkan anak laki-laki dalam keluarga. Sejak jaman Meiji koinobori berwarna merah disebut higoi, mulai dikibarkan menemani koinobori berwarna hitam. Selanjutnya, koinobori berwarna biru mulai dikibarkan sejak zaman Showa, dengan ukuran lebih kecil yang menggambarkan anak koi. Di beberapa tempat di Jepang, koinobori bukan hanya milik anak laki-laki, koinobori yang berwarna cerah melambangkan adanya anak perempuan dalam keluarga.


foto: koinoborijapan

Dalam satu set tiang koinobori saat ini dapat diisi oleh banyak atribut dan warna yang masing-masin g melambangkan keluarga, berikut sedikit penjelasannya:

  • Ryudama (bola naga): bola yang terdapat di ujung tiang koinobori dan dapat berputar.
  • Yaguruma: roda berjari-jari anak panah yang biasanya ditempatkan dibawah ryudama. Ryudama dan yaguruma dipercaya orang jepang sebagai pengusir arwah jahat.
  • Fukinagashi : sarung angin yang berhiaskan panji-panji lima warna yakni merah, biru, putih, kuning dan hitam atau gambar ikan koi. Warna-warna tersebut masing-masing melambangkan api, air, tanah, logam dan kayu. Orang Jepang percaya Fukinagashi sebagai penangkal segala penyakit.

Arti warna pada koinobori saat ini telah bergeser sebagai berikut, Koinobori hitam (magoi) digambarkan sebagai ayah dalam keluarga. Koinobori warna merah (higoi) digambarkan sebagai ibu dikibarkan dibawah koinobori hitam. Koinobori biru melambangka putra sulung dan koinobori hijau melambangkan anak laki-laki kedua.


(ADP)