Inilah 6 Café Teraneh yang Terdapat di Tokyo

Jika anda pernah melihat atau mampir ke Maid Café, dimana terdapat pelayan menggunakan kostum pelayan eropa yang menemani pengunjung, mungkin itu sudah sering kita dengar. Saat hal terakhir yang kita butuhkan lebih dari sekedar alasan untuk menghabiskan uang di salah satu kota paling menarik di dunia, Tokyo, café-café berikut ini menawarkan suasana dan tarif yang khusus diperuntukkan untuk beberapa selera yang paling beragam di Ibu kota Jepang tersebut.


6. N3331 (Manseibashi Station, Kanda)

Jika anda mencari café yang menawarkan kehangatan juga kenyamanan makanan dengan lingkungan yang unik, anda harus melihat café N3331 yang terletak diantara lintasan kereta dua arah dari kereta Chuo Line, tempat yang kegunaanya telah bergeser ini adalah Manseibashi Station, lima menit berjalan kaki dari Akihabara Station keluar melalui Electric City, N3331 menawarkan mimpi dari otaku kereta di Jepan dengan kereta yang meluncur secara berkala disamping-samping café.

Meskipun meja berharga yang menawarkan view panoramic sulit untuk didapatkan, dinding kaca yang membentuknya memastikan dimanapun anda duduk anda akan dapat menikmati pemandangan (rel dan kereta yang lalu lalang). sebagian besar menu memiliki harga sederhana antara ¥ 500 dan ¥ 1.000 (termasuk minuman beralkohol), ini adalah tempat yang sempurna untuk berkencan dan tidak akan mengecewakan dompet anda. Pastikan untuk mematikan flash jika Anda berencana untuk mengambil foto jikat tidak ingin menyebabkan kecelakaan.


5. Vampire Café (Ginza)


Salah satu hal terbaik tentang pergi ke sebuah kafe di Jepang adalah bagaimana secara menyeluruh café-café berkomitmen untuk tema mereka masing-masing, dan salah satunya Vampire Café yang terletak di Ginza ini. Terlepas dari kenyataan bahwa café ini terletak di lantai tujuh sebuah gedung yang memiliki sangat sedikit petunjuk yang menunjukkan bahwa restoran ini terdapat di sana, sekalinya masuk anda akan mengalami sebuah kafe yang benar-benar berbeda dengan café pada umumnya.

Sesuai namanya, Dekorasi vampir Café adalah barok dan terasa menyenangkan. Butler dan pelayan mengantar pengunjung ke tempat duduk mereka, dan bilik remang-remang dan tempat duduk bertahta membuatnya mudah untukmerasa seperti di dalam sebuah benteng. Makanan dan minuman yang tidak cukup indah dan aneh seperti yang ada di film thriller Amerika Hannibal, tetapi mereka jelas “gelap” dan terlihat lezat. Sementara harga untuk menu mulai dari ¥ 500, Vampire Café menawarkan menu tentu saja bagi mereka dengan nafsu makan takaran Dracula, dan staf yang bahkan cukup baik untuk menyanyikan sebuah lagu ulang tahun.


4. Aiseki Café (Ginza)


Café lain di Ginza, Aiseki Café adalah tempat yang sempurna untuk bertemu seseorang yang spesial dan memperluas wawasan sosial mereka. aiseki merujuk pada konsep kencan buta atau duduk dengan seseorang yang Anda tidak tahu, dan adaptasi dari konsep café ini adalah riff pintar ‘kencan kilat’. Setelah mengisi beberapa dokumen mengenai kepentingan, tamu duduk di meja untuk dua orang dengan kopi, kue dan iPad.

Tujuannya cukup polos: setelah anda merasa adanya koneksi antara anda dan teman duduk anda, anda akan bertukar nomor telepon. Jika belum anda harus menunggu selama 30 menit untuk mendapatkan teman satu meja lainnya. sementara program kencan buta memerlukan pendaftaran terlebih dahulu, untuk mereka para pencari cinta dapat langsung masuk ke Aiseki café tanpa reservasi. Harganya cukup terjangkau untuk wanita, yang tidak memiliki batas waktu, dan dapat menerima kopi dan kue tak terbatas dengan ¥ 500. berbeda untuk pria: ¥ 2500 akan memberikan waktu satu jam dari minuman tak terbatas dan kue, tetapi jika Anda tidak menemukan soulmate Anda dalam batas waktu, anda akan kena charge ¥ 1.000 untuk setiap jam penammbahan.


3. Kawaii Monster Café (Harajuku)


Dari kreativitas gila budaya kawaii (imut) Sebastian Masuda (pendiri bubblegummy 6% Dokidoki fashion dan toko aksesori Harajuku ini) datanglah Kawaii Monster Café, venue berwarna permen langsung dari impian terliar penyanyi dan model fashion Kyary Pamyu Pamyu. Terletak, di Harajuku, café ini hadir berwarna-warni untuk pelanggannya. Tempat ini dibagi menjadi empat zona dengan tema yang masing-masing berbeda. lihat lebih jelas tentang Kawaii Monster Café disini.


2. Sakuragaoka Goat Café (Shibuya)


Shibuya, salah satu lingkungan paling keren dan paling ramai di Tokyo, sulit bahkan untuk penduduk terbiasa untuk tidak melihat kata kambing yang dituliskan di depan Sakuragaoka Café. Kambing bernama Sakura dan Chocolat adalah maskot cafe yang ramah ditempat itu, senang menerima kasih sayang dari orang yang lewat, Mereka sering dibawa berjalan secara teratur oleh staf restoran, dan mereka yang tertarik untuk mendampingi mereka dapat menelepon dulu untuk memesan tempat pada hari Senin dan Rabu.

Tidak seperti kebanyakan kafe bertema hewan yang diciptakan untuk memuaskan mereka yang lapar akan hewan berbulu atau persahabatan dengan binatang daripada makanan yang sebenarnya, Sakuragaoka Café menawarkan tarif hangat untuk harga yang wajar. Dengan persembahan seperti cheese gnocchi, pasta, pizza dan lidah sapi rebus, ada banyak pilihan dijamin memuaskan.


1. Moomin House Café (Tokyo Sky TreeTown, Sumida)


Untuk mereka para fans fanatic Moomin yng mencari tempat untuk bersantai dan mendapatkan kopi dengan karakter favorit mereka ditarik dari busa dalam cokelat, mereka tidak perlu melihat lebih jauh Moomin House Café adalah tempat yang tepat untuk mereka. Meskipun lokasi Pertama di Tokyo dibuka pada tahun 2003, kafe menghabiskan waktu yang signifikan dan menjadi sorotan global pada 2014 untuk merintis usaha dengan gerakan "anti-kesepian" Jepang. Kafe berkontribusi dengan menawarkan pelanggan kesempatan untuk menikmati waktu mereka yang dihabiskan duduk di seberang boneka Moomin yang dicintai.

Kafe menyediakan makanan manis yang umum dan savories dalam bentuk Moomin, mulai dari sekitar ¥ 500, serta minuman seperti teh, kopi dan minuman beralkohol. Bagi penggemar moomin, kafe ini juga menawarkan berbagai barang karakter, mulai dari mug dan gantungan ponsel sampai alat makan dan patung-patung bertema moomin.



(ADP)