Kaum Muslim Jepang Gunakan Anime untuk Pembangunan Masjid di Shizuoka


Sekelompok orang muslim di Shizuoka memanfaatkan salah satu pop-culture Jepang anime untuk menggalang dana bagi rencana pembangunan masjid di kota Shizuoka. Asosiasi Muslim Shizuoka berniat untuk menggunakan fasilitas tersbut tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai tempat pertukaran pendapat antara kaum muslim dan warga lokal lainnya yang ada di Shizuoka.

Organisasi kegiatan saling membantu ini memulai Shizuoka Masjid Project pada tahun 2010. "Sebuah masjid dengan simbol Jepang, Gunung Fuji, di latar belakang akan menarik banyak wisatawan Muslim untuk Shizuoka. Dan dengan itu, itu akan menguntungkan bisnis lokal", kata Yassine Essaydi, perwakilan dari asosiasi tersebut. Tetapi asosiasi sejauh ini baru mengumpulkan dana sebesar 20 juta yen ($ 171.000) dari yang diharapkan sebesar ¥ 300.000.000 dalam biaya yang dibutuhkan untuk membangun masjid.

Asosiasi berharap untuk lebih menyebarkan berita tentang video anime mereka yang mendesak Muslim untuk membuat kontribusi, sekaligus mempromosikan solidaritas di kalangan umat Islam dan pentingnya masjid yang direncanakan tersebut. Sumbangan meningkat setelah video itu dirilis di Internet pada Juni 2015 lalu. Menurut asosiasi, anime telah dilihat setidaknya 1,2 juta kali melalui situs jejaring sosial di luar negeri.

Namun, Essaadi mengatakan ia khawatir bahwa beberapa warga mungkin menentang rencana pembangunan berdasarkan kesalahpahaman bahwa Muslim identik dengan kekerasan akibat serangan teroris yang terjadi setahun kebelakang. "Sejak zaman dahulu, dunia Islam dan Jepang telah membangun koneksi manusia," kata Osamu Miyata, direktur Pusat Studi Islam Kontemporer di Jepang. "Pada dasarnya, Muslim tidak memiliki hubungan dengan teror. Merupakan hal penting untuk memperdalam pemahaman melalui pembangunan masjid yang akan berfungsi sebagai tempat untuk pertukaran informasi".

Jika masjid selesai dibangun, itu akan menjadi yang ketiga di Prefektur Shizuoka, setelah sebelumnya sudah terdapat di kota Hamamatsu dan Fuji. Asosiasi juga berencana untuk menggunakan masjid untuk kelas bahasa Arab dan pelajaran memasak untuk menyampaikan budaya Islam kepada penduduk setempat. Muslim di Jepang memiliki harapan yang kuat untuk pembangunan masjid karena kota Shizuoka memiliki salah satu kuburan terbesar bagi umat Islam di Jepang.

Hanya segelintir kuburan khusus untuk umat Islam yang ada di Jepang, termasuk di Prefektur Yamanashi dan Hokkaido. Karena itu, Shimizu Reien telah menerima permintaan untuk penguburan dari seluruh Jepang. Asosiasi Muslim Shizuoka juga mempertimbangkan pengiriman pemimpin agama ke pemakaman setelah masjid selesai dibangun.

Berikut cuplikan video anime penggalangan dana untuk pembangunan masjid di Shizuoka:






foto: ajw

(ADP)