Japanese Fairy Tale: Momotaro, Pahlawan yang Lahir dari Buah Peach

Beberapa dari kita pernah berharap untuk menghabiskan masa kecil kita di Jepang? mungkin kita akan bermain dengan permainan anak tradisional disana, bisa berbahasa Jepang, menulis kanji (kaligrafi Jepang), bahkan kita dapat mengetahui cerita rakyat tradisional Jepang seperti “si anak buah peach, Momotaro”. Cerita tentang Momotaro ini merupakan satu yang paling terkenal di Jepang, coba saja anda tanya pada anak-anak sekolah menengah disana, mereka pasti mengetahui dan menceritakan legenda tersebut kepada anda.

…Dahulu kala pasangan kakek-nenek tinggal di sebuah rumah dekat sungai, setiap pagi sang kakek akan pergi ke hutan untuk memotong kayu dan sang nenek mencuci pakaian di sungai. Suatu waktu, ketika nenek sedang melakukan tugas sehari-harinya di sungai, munculah satu buah peach dengan ukuran yang tidak biasa mengambang di sungai menuju ke arahnya. Tak lama sang nenek mengambilnya, membayangkan betapa segarnya buah peach tersebut, lalu ia memutuskan untuk membawanya pulang dan berbagi buah tersebut dengan sang kakek.

Ketika hari mulai senja, kedua orang tua tersebut kembali kerumah dan memutuskan untuk memakan buah peach dan mulai membelahnya menjadi dua bagian. Mereka sangat terkejut ketika mereka melihat seorang bayi yang terdapat didalam buah peach tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk mengangkat bayi tersebut jadi anak mereka dan diberi nama MOMO (peach) TARO (nama yang sering digunakan untuk anak tertua/pertama).


Momotaro tumbuh menjadi anak yang kuat dan baik. Suatu hari ia mendengar tentang beberapa desa mengalami masalah dengan setan di seatu pulau yang letaknya jauh dan ia merasa harus melakukan sesuatu. Sehingga ia meminta orang izin kepada orang tuanya utuk membiarkan ia pergi. Sementara khawatir akan anak mereka, mereka masih memberinya berkat mereka dan menawarkan kue millet lezat sebagai bekal di perjalanan.

Melakukan perjalanan ke Onigashima (Pulau setan) Momotaro bertemu tiga teman : anjing, monyet dan seorang petani , ketika ia dengan baik hati memberi mereka masing-masing pangsit millet. Pertempuran melawan setan disana tidak diceritakan panjang, Momotaro secara sengit keluar sebagai pemenang berkat bantuan dari teman-temannya. Setelah membereskan setan di pulau tersebut, ia kembali ke rumah orang tuanya dengan harta mereka menumpuk lalu mereka hidup nyaman dan sejahtera...

Wilayah Okayama mengklaim legenda ini menjadi mereka sendiri dengan mitos Mitsuhiko-no-Mikoto bertindak sebagai Momotaro dan Pangeran Ura sebagai setan. Anda dapat mengagumi patung grand Momotaro dan keyakinan kuatnya untuk berperang melawan kejahatan di distrik Kibiji dari wilayah yang sama.

Dengan berbagai versi ceritanya, Momotaro sangat populer di Jepang. karakter itu pernah di adaptasi untuk beberapa drama, manga, dan masih banyak lagi. Sebegitu populernya juga terdapat Festival Momotaro di Okayama setiap masuknya bulan Agustus. Anda juga bisa menikmati buah peach lezat yang ada di daerah tersebut, tapi anda harus berhati-hati dengan yang berukuran besar siapa tahu anda akan menemukan anak bayi didalamnya.









foto: okayama

(ADP)