Kabedon Chat: Trend Romantis yang Diagkat dari Shojo Manga


Dalam bahasa Jepang, "kabe" berarti dinding sementara "don" adalah efek suara ketika seseorang membanting dinding. Kabedon adalah tindakan seorang pria menempatkan satu atau kedua tangan di dinding untuk memojokkan seorang gadis. Hal ini digunakan untuk terlihat keren dan berkomunikasi lebih erat dengan gadis itu. Hal ini dapat dilihat dalam manga dan anime dan ketika itu terjadi, Anda tahu bahwa hal-hal akan menjadi semakin serius. Selain menjadi genit, kabedon juga digunakan dalam serial shojo (manga untuk perempuan) untuk mengekspresikan kemarahan ataupun frustrasi.

Jarak yang begitu dekat cukup untuk membuat seorang gadis merasa malu atau bersemangat. Untuk membuatnya lebih intim, selama sesi kabedon, orang itu bisa berbisik manis tak ke telinga gadis itu. Orang perlu memiliki percakapan yang baik dan disiapkan agar tidak merusak momen saat kabedon! kabedon tidak selalu perlu dilakukan di dinding, Anda dapat mencoba varietas lain seperti menempatkan tangan Anda pada batang pohon. Ada berbagai gaya teknik kabedon seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Kabedon di Dunia Nyata

Kabedon tidak umum dalam kehidupan nyata. Jika seorang gadis sudah tahu tentang kabedon dan Anda sengaja mencoba untuk melakukannya, mungkin anda tampak seperti mencoba terlalu keras, kecuali jika anda mampu melakukannya dengan sangat natural. Jika gadis itu tidak tahu tentang kabedon dan anda mencoba mempraktekkannya, dia mungkin merasa itu sangat konyol, menarik atau menakutkan jadi hati-hati.

Menangkis Kabedon yang Tak Diinginkan


Untuk para wanita yang terjebak dalam kabedon yang tak diinginkan, anda dapat menggunakan teknik pertahanan diri yang digambarkan di atas untuk menangkis orang yang melakukan kabedon yang tidak diinginkan pada Anda. Atau mungkin anda bisa langsung mengatakannya orang itu tanpa langsung menggunakan kekerasan.






foto: jpninfo

(ADP)