Japan Film Festival 2016 Jakarta Tampilkan The Boy And The Beast

The Japan Foundation, Jakarta mengumumkan pada hari minggu lalu bahwa acara Japan Film Festival 2016 akan pemutaran perdana di Indonesia dari karya Mamoru Hosoda film The Boy dan The Beast, serta kedua film live-action adaptasi dari manga Yuki Suetsugu Chihayafuru. Acara ini akan berlangsung di Teater Cinemaxx di FX Senayan Jakarta pada 24-27 November. Acara ini juga akan menampilkan What A Wonderfull Family (Kazoku wa Tsurai yo!), Creepy, dan Tsukiji Wonderland film live-action.

Kisah The Boy dan The Beast bertempat di alam manusia (Tokyo Shibuya bangsal) dan didunia bakemono ("Jūtengai"). Dalam dua dunia ini yang tidak harus berpotongan, tinggal seorang anak laki-laki kesepian dan bakemono kesepian. Suatu hari, anak itu hilang di dunia bakemono, lalu menjadi murid dari bakemono Kumatetsu, dan berganti nama menjadi Kyūta.

Hosoda (Summer Wars, Wolf Children) adalah seorang pembuat skript film. Film ini adalah film pertama Hosoda sejak 2012, ketika itu perusahaan film animasi Studio Chizu yang relatif baru dirilis Wolf Children sebagai proyek pertama.

Film debut di menduduki nomor 1 di box-office Jepang pada bulan Juli 2015 dan memperoleh ¥ 667.035.100 (sekitar US $ 5,4 juta) pada dua hari pertama. Film ini akhirnya melampaui pendapatan box office total dari film sebelumnya, yaitu Wolf Children. Film ini adalah film domestik tertinggi kedua terlaris di Jepang pada tahun 2015.

Kisah Chihayafuru berpusat pada Chihaya Ayase. Di masa kecilnya, ia berteman dengan anak laki-laki Arata Wataya dan Taichi Mashima. Mereka terikat atas permainan Karuta kompetitif, berdasarkan puisi klasik Jepang. Ketika Arata harus menjauh, teman-teman berpisah. Chihaya dan Taichi bertemu lagi di sekolah tinggi, dan memutuskan untuk memulai permainan kembali, di dari mulai klub kompetitif di sekolah mereka. Tapi setelah menghubungi Arata lagi, ia mengatakan bahwa ia telah meninggalkan permainan karena alasan pribadi.

Film pertama, Chihayafuru: Kami no Ku (Chihayafuru: Upper Frase), dibuka di Jepang pada 19 Maret. lalu film kedua, Chihayafuru: Shimo no Ku (Chihayafuru: lower Frase), dibuka di Jepang pada 29 April Sebuah film sekuel.

Norihiro Koizumi (Midnight Sun, Kanojo wa Uso o Ai Shisugiteru) menjadi sutradara untuk kedua film, dan film tersebut di bintangi oleh Suzu Hirose, Shuhei Nomura, dan Mackenyu sebagai Chihaya, Taichi, dan Arata.



Foto: anime network

(Ditya)