Penggunaan Drone dalam Penanganan Bencana di Kawasan Padat Tokyo

Sabtu (11/2) pekan lalu, sebuah percobaan telah dilakukan untuk melihat bagaimana pesawat tanpa awak (drone) secara efisien dapat mengumpulkan informasi serta memberikan petunjuk evakuasi bagi orang-orang saat menghadapi keadaan seperti bencana besar.

Petugas dari Shinjuku Ward dan seorang pilot drone expert, menerbangkan sebuah drone di daerah dengan populasi padat Stasiun Shinjuku setelah mendirikan jaringan komunikasi radio ekslusif antara lokasi-lokasi seperti Shinjuku Chuo Koen, atau Shinjuku Central Park, dan Kogakuin University. Taman ini ditunjuk sebagai tempat evakuasi di distrik Shinjuku Barat dengan banyak gedung pencakar langit dan universitas sebagai markas penanggulangan bencana di daerah tersebut.

Dalam percobaan, tim memantau kecepatan angin dan gelombang elektromagnetik yang mungkin akan mempengaruhi kinerja drone di daerah padat populasi tersebut, dan memeriksa pengiriman gambar yang dilakukan dari pesawat tak berawak tersebut menggunakan monitor.

Para petugas yang melakukan uji coba tersebut juga memeriksa kejelasan suara speaker yang dipasangkan pada drone, dan digunakan untuk membimbing orang ke lokasi evakuasi ketika datang bencana dan fungsi terbang otomatis dengan menggunakan Global Possitioning System (GPS).











foto: straitstimes

(ADP)