5 Fakta Otak Seorang Pianis Ternyata Berbeda dari yang Lain, Kok Bisa?

Image Source: tumblr.com


Pasti kalian pernah melihat seorang pianis, baik itu yang wanita atau pun laki-laki di beragam jangkauan umur. Alunan lagu yang mereka mainkan pun pastinya memiliki irama yang nikmat didengar, dan semua orang pasti menyukai alunan musik dari piano. Namun ada beberapa peneliti yang menyampaikan bahwa seorang pianis biasanya memiliki otak yang berbeda dari orang biasanya. Kenapa? Simak dibawah ini

Otak Mereka lebih balance

Hal ini pasti sudah sangat jelas, karena para pianis yang sudah bermain piano semenjak kecil pastinya juga akan melatih kedua otaknya. Mereka akan memainkan beragam nada dan jari-jari mereka akan menekan tuts yang berbeda-beda. Tindakkan seperti itu pasti membutuhkan kinerja dari kedua bagian otak, dan yang pasti diperlukan latihan yang panjang.

Seorang Pianis Memiliki Kemampuan Multitasking

Otak seorang pianis biasanya lebih mudah untuk menggunakan bagian otak yang sering kali disebut dengan lobus frontal. Bagian itu terletak di belakang dahi seseorang, lobus frontal juga diyakini menjadi pembangkit listrik untuk kepribadian manusia dan emosi. Bahkan terkait dengan kreatifitas, mobilitas, dan memori, selain itu dalam kemampuan pemecahan masalah. Seorang pianis bahkan mampu menggunakan kemampuan multitasking-nya dengan lebih mudah.

Mereka Lebih Bisa Mengekspresikan Emosi Diri Sendiri

Salah satu studi oleh Dr. Ana Pinho, menemukan bahwa ketika bermain, para pemain piano juga berlatih akan mematikan bagian otak yang menawarkan respon otak stereotip. Ini berarti mereka akan memainkan musik dari piano sesuai dengan siapa mereka atau pun dari suasana hati mereka, yang pasti mereka akan menjadi diri sendiri.



Pemain Piano Bisa Memakai Energi di Otaknya dengan Efektif

Mereka biasanya menggunakan sedikit energi pada bagian keterampilan otak motoriknya. Itu tampak seperti kamu menguasai sebuah keterampilan, oleh karena itu otak hanya memerlukan sedikit darah dan oksigen pada bagian tersebut sehingga dapat menggunakan energi lainnya untuk bermain piano, seperti menghubungkan frase dan emosi dalam sebuah lagu.

Meningkatkan Kecerdasan Otak

Menurut Dr. Gordon Show, belajar piano dapat menstimulus sel-sel otak berkembang sehingga meningkatkan kecerdasan atau intelligence seseorang. Apabila telah dilatih semenjak kecil besar kemungkinan otak mereka akan semakin berkembang lebih cepat. Tidak hanya itu menurut Dr. Frances Rausche, bermain piano bisa membantu proses pembelajaran yang lain termasuk di bidang akademis.

Kamu juga bisa melihatnya dari gambar dibawah ini,

Image Source: Classic FM


(Fa)

Source: lifehack.org, www.sridianti.com, manfaat.co.id