Yakult dan JAXA akan Coba Bakteri Probiotik di Luar Angkasa

Produsen minuman ternama Jepang Yakult Honsha Co. dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) mengumumkan pada Rabu (2/3), bahwa mereka akan memulai sebuah proyek percobaan di tahun 2017 ini untuk mengkaji bagaimana bakteri probiotik dapat bekerja pada kesehatan manusia di luar angkasa (astronot).

Dalam proyek tersebut, beberapa astronot yang tengah berada di Internasional Space Station (ISS), secara regular akan mengonsumsi kapsul Lactobacillus casei strain Shirota, yang terdapat dalam produk minuman unggulan perusahaan, Yakult.

Yakult telah mengembangkan teknologi untuk membekukan bakteri hidup dan menjaganya dalam kapsul pada suhu biasa selama sembilan bulan. Kapsul yang mengandung bakteri akan dibawa pada kendaraan (roket) tak berawak ke ISS dalam waktu dekat di bulan ini.

"The Shirota strain telah memberikan kontribusi untuk kesehatan manusia di bumi, dan kami berharap itu juga dapat bekerja di luar angkasa", seperti yang dikatakan Fumiyasu Ishikawa, kepala lembaga penelitian pusat perusahaan, dalam sebuah konferensi pers. Dalam proyek yang dilakukan bersama JAXA tersebut, sampel seperti air liur, limbah padat dan sampel lainnya akan diambil dari para astronot sebelum, selama, dan setelah mereka tinggal di ISS.






foto:Universe Today

(ADP)