3 Tips Atasi Stress Di Kantor

Dalam negara industri, bos dan kolega kerja kita, juga kewajiban menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan tampaknya mampu menumpuk lebih banyak stress pada pikiran kita walau kita bertemu mereka hanya selama 8 jam dalam sehari. Berkumpul bersama tugas pekerjaan, bos, dan kolega yang menyebalkan bisa menyebabkan stress berkepanjangan.

Inilah beberapa teknik pelepasan stres:

Berjalan kaki

Kalau kamu merasa gelisah atau kewalahan pada saat bekerja, istirahatlah dan berjalan kakilah di sepanjang koridor kantor, misalnya. Berjalan kaki akan mengembalikan fokus dan membantu meredakan stress. Sebenarnya olahraga apapun akan membantu mengatasi stress. Jadi berdirilah dan bergerak.

Mayo Clinic menyarankan berjalan kaki 20 sampai 30 menit selama 5 hari dalam seminggu untuk meredakan dan menghindari stress.

Buat Jadwal

Membuat jadwal harian membuat hidup anda lebih mudah, terutama jika anda tidak suka bangun pagi. Buat to-do list sehari sebelumnya sehingga esoknya anda sudah tahu apa yang harus dilakukan dan lebih siap terhadap perubahan mendadak.

Cemilan Manis

Sumber Foto: womanita

Sudah terkonfirmasi oleh berbagai penelitian bahwa coklat, terutama dark chocolate mengandung antioksidan yang cukup tinggi dan konsumsi coklat memicu keluarnya hormone endorphin yang membuatmu merasa tenang dan tentram. Jadi, sediakan dark chocolate di dalam tas anda agar anda bisa langsung menggigit sumber antioksidan yang lezat itu ketika stress menyerang.

Ceritakan Pada Orang Lain

Sumber Foto: benefitspro

Ketika kamu pulang dari hari penuh stress yang panjang dan melelahkan, anda mungkin tidak ingin menceritakan hari itu pada suami atau istri di rumah karena berarti harus mengingatnya lagi dan menyebabkan stres itu kembali menghampiri. Lagipula, mungkin istri dan suami akan susah memahami perasaan anda karena mereka berada di luar lingkaran stress tersebut. Inilah mengapa penting bagi anda untuk memiliki teman yang bisa anda percaya di kantor untuk tempat berbagi cerita. Kolega kerja yang bisa saling mendengar adalah pereda stress yang jitu. Anda dan kolega anda akan bisa menertawakan hal yang sebenarnya memberatkan pikiran. That’s what friends are for!

(AOZ)