Lagi, Drone Menabrak Situs Warisan Dunia ‘Himeji Castle’


Sebuah drone jatuh pada hari Kamis (17/11) di Himeji Castle, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di Jepang barat, setelah terjadi kecelakaan yang sama tahun lalu, seperti yang dilaporkan petugas pemerintahan. Drone berukuran kecil menghantam dua bagian dari donjon Daitenshu utama dan jatuh ke tanah di sekitar pukul 12:45 waktu setempat. “Dua kelompok orang yang tengah bersiap-siap menerbangkan drone telah terlihat di benteng situs sebelumnya, tapi keberadaan mereka setelah kejadian tidak diketahui”, tambah petugas pemerintahan.

Pemerintah kota Himeji di Prefektur Hyogo mengumpulkan puing-puing drone dan melaporkan hal tersebut kepada polisi, dan memeriksa apakah terjadi kerusakan pada kastil peninggalan abad ke-17, yang menjadi harta nasional dan salah satu situs Warisan Dunia UNESCO pertama di negara itu.


Seorang penjaga melihat empat orang antara pukul 9 dan 10, juga sekitar 10 orang lainnya sektiar pukul 13:00. Kedua kelompok mengemasi peralatan mereka setelah diperingatkan, menurut kantor penghubung pemerintah kota yang berada di situs bersejarah tersebut. Polisi sedang menyelidiki insiden atas dugaan pelanggaran hukum tentang perlindungan aset budaya dan UU Civil Aeronautics. drone menabrak atap genting di sisi tenggara dari benteng lantai 6 dan menghantam atap ubin di sisi selatan dari lantai 4 dengan ketinggian sekitar 10 meter sebelum jatuh di area terbuka.

Tahun lalu, Sebuah drone menabrak benteng pada bulan September dan seorang pria dari Kitakyushu, Prefektur Fukuoka, didakwa karena melanggar hukum perlindungan property budaya. UU Aeronautics Sipil telah direvisi setelah drone ditemukan di atap gedung kantor perdana menteri pada bulan April tahun lalu. hukum yang berlaku sekarang melarang pesawat tanpa awak (drone) terbang di atas tempat-tempat seperti daerah pemukiman ramai atau sekitar bandara tanpa izin pemerintah.






foto: dronestagram

(ADP)