Pangeran William Jalani Upacara Minum Teh

Pangeran William hadiri jamuan minum teh di sore hari saat kunjungannya yang pertama kali ke Jepang pada 26 Februari Kemarin, bukan teh yang biasa diminum orang Inggris di sore hari melainkan teh hijau yang dilayani oleh master dalam seni upacara minum teh di Jepang yang bertempat di sebuah rumah teh tradisional.

Duke of Cambridge memulai perjalanannya yang dijadwalkan selama 4 hari dengan upacara tradisional minum teh ala Jepang yang merupakan upacara sakral di Hamarikyu Gardens, Tokyo. Teh yang digunakan terbuat dari bubuk teh yang pahit, yang diaduk menggunakan kocokan kayu hingga berbusa, dan dapat di minum dalam tiga tegukan.

Istri dari Pangeran William, Kate, sedang mengandung anak kedua mereka dan tidak ikut dalam perjalanan ke Jepang yang menjadi kali pertamanya tersebut.

Taman bergaya periode Edo, yang dulunya milik seorang Shogun Feodal, diisi dengan pohon-pohon pinus yang di bentuk dan pohon plum yang mekar. Jembatan kayu klasik yang menghubungkan danau demi danau, dimana burung-burung air berendam disana. Tukang kebun yang bekerja disana telah bekerja keras selama berhari-hari, mulai dari memangkas pohon-pohon dan mengatur pencahayaan untuk persiapan kunjungan Pangeran William.

Setalah sampai di Haneda Airport, Pangeran William naik perahu bersama Gubernur Tokyo Yoichi Masuzoe, dan menyapa dengan melambaikan tangan kepada awak media yang terdapat di kapal terpisah. Setelah itu mereka langsung menuju lokasi Olimpiade Tokyo 2020.

Di antara hal yang menarik lain dari perjalanan Pangeran William, sampai Maret 1, ketika ia akan melakukan perjalanan ke China, adalah kunjungannya ke sekolah di prefektur timur laut Fukushima, di mana beberapa daerah kini tertutup disekitar pembangkit listrik tenaga nuklir yang mengalami kebocoran empat tahun lalu.



(ADP)