Fenomena Sankan-shion pada Awal Musim Semi di Jepang

Jika dalam waktu dekat anda atau kerabat anda berencana untuk pergi ke Jepang, anda harus mempersiapkan beberapa pakaian dingin, walaupun musim dingin di Jepang sudah lewat. Fenomena cuaca pada musim semi di Jepang bisa dikatakan cukup unik, setelah mengalami tiga hari yang cenderung hangat dengan hembusan angin lembab, 4 hari berikutnya setelah hari itu akan terasa lebih dingin atau turunnya suhu. Iklim yang berubah-ubah secara cepat tersebut mungkin terdengar aneh, namun ini adalah hal yang wajar di Jepang pada awal musim semi (maret-april), faktanya ada sebutan untuk fenomena tersebut, yakni Sankan-shion.


Secara harfiah kata sankan-shion berarti “tiga hari panas dan empat hari dingin”, kata tersebut aslinya berasal dari daerah barat laut China dan semenanjung utara Korea sebagai sebuah kata yang menggambarkan siklus panas dan dingin. Cuaca di Jepang cukum mudah untuk diperkirakan, prakiraan cuaca yang ada di televisi-televisi Jepang kini pun hadir dengan berbagai saran untuk menghadapi kondisi cuaca tiap harinya, semisal, pakaian mana yang harus digunakan sampai jenis ban mobil apa yang layaknya digunakan dalam kondisi cuaca tertentu. Untuk musim ini, kata tersebut mungkin akan banyak digunakan oleh orang-orang di Jepang di awal musim semi ketika fenomena cuaca seperti yang telah dibicarakan sebelumnya terjadi.