PBB Turun Tangan Atas Kasus Penculikan Warga Jepang

foto: japantoday

Sudara laki-laki dari seorang perempuan Jepang yang diculik oleh Korea Utara telah meminta dukungan internasional untuk menyelesaikan masalah ini, Takuya Yokota membuat banding di sebuah symposium yang diadakan di New York selasa kemarin, ia meminta bantuan untuk kakaknya dan korban penculikan lain agar dapat kembali ke Jepang. Kakak perempuannya Megumi Yokota diculik oleh seorang agen Korea Utara pada tahun 1977 ketika masih berusia 13 tahun.


\

foto:houseofjapan

Menteri yang megurusi isu penculikan ini, Eriko Yamatani, mengatakan pihak Korea Utara belum memberikan laporan tentang penyelidikan atas nasib hilangnya warga Jepang, sejak mereka membuat komite khusus untuk permasalahan ini pada Juli tahun lalu. Ia mendesak Pyongyang untuk sungguh-sungguh mengusrusi masalah ini.

Pelapor Khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di Korea Utara, Marzuki Darusman, mengatakan isu penculikan tidak lagi masalah untuk Jepang saja. Dia menambahkan masyarakat internasional harus bekerja untuk dapat menyelesaikan masalah dengan tekad yang kuat. Kekhawatiran internasional tumbuh atas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Korea Utara. Anggota Dewan Keamanan PBB telah resmi mengambil alih masalah ini.


Pemerintah Jepang mengatakan, selain Megumi Yokota agen Korea Utara juga menculik setidaknya 17 orang Jepang dalam jangka waktu 1970 sampai tahun 80an, 12 dari mereka masih belum ditemukan.


(ADP)