Aksi Penolakan Pangkalan Militer Amerika Berlanjut di Tokyo

Setelah demonstrasi besar-besaran atas rencana pembangunan markas militer Amerika di Okinawa yang terjadi pada minggu lalu, di Tokyo orang-orang yang juga menentang rencana tersebut ikut ambil bagian dari dalam unjuk rasa yang dilakukan di sekitar gedung Parlemen Tokyo pada hari minggu (24/5) kemarin. Gerakan yang dilakukan organisasi non-pemerintahan dan kelompok-kelompok sipil untuk memberikan dukungan kepada Okinawa.

Pihak pemerintah dan Prefektur Okinawa sampai saat ini masih bersilisih atas rencana pemindahan markas militer Amerika ke Distrik Henoko kota Nag di Prefektur Tersebut. Menurut penggagas gerakan ini sekitar 15000 orang berpartisipasi dalam aksi ini, pidato narasi dilakukan di empat titik disekitar gedung parlemen Tokyo.

Walikota Nago, Susumi Inamine mengatakan pada kerumunan warga disana, dukungan mereka akan memeberikan semangat dan harapan bagi penduduk Okinawa. Ia mengajak mereka untuk tetap mendukung Okinawa dari rencana pembangunan pangkalan militer Amerika disana.

Jurnalis lokal, Satoshi Kamata mengatakan, masyarakat yang tinggal di pulau-pulau utama Jepang telah dibebani oleh markas militer Amerika di Okinawa, mereka harus menghadapi masalah ini dan bertanya pada diri sendiri langkah apa yang harus dilakukan, Salah satunya dengan melakukan aksi seperti ini. Para peserta meneriakkan "Jangan membangun Markas Militer di Henoko" dan "Dengarkan orang-orang Okinawa" di depan gedung Parlemen Tokyo.


foto: japantimes

(ADP)