Gempa Kuat Mengguncang Jepang di Akhir Pekan

j


Sekiranya 12 orang menderita luka-luka akibat gempa kuat yang terjadi pada sabtu (30/5) malam, badan meteorologi mengatakan pusat gempa berasal dari bawah permukaan bumi dan tidak berpotensi untuk terjadinya tsunami. Gempa berkekuatan 7.8 - 8.5 skala richter mengguncang pulau Ogasawara pada kedalaman 678 km pada sabtu malam, disusul guncangan berikutnya berkekuatan 6.4 skala richter yang terjadi pada minggu pagi di utara pulau tersebut.

Guncangan hebat yang terjadi sabtu malam di Jepang cukup kuat untuk mengguncang sebagian besar negeri tersebut, dari pulau-pulau di selatan hingga Hokaido di Utara Jepang. gedung-gedung di kota Tokyo yang berjarak sekitar 1000 km dari pusat gempa, ikut bergoyang ketika gempa tersebut datang. Layanan kereta api juga terganggu untuk sementara dan sekitar 400 rumah di Prefektur Saitama yang terletak di sebelah utara Tokyo mengalami mati listrilk, menurut pihak TEPCO.

Di salah satu bangunan pertokoan ternama yang berlokasi di Tokyo, elevator tiba-tiba mati saat guncangan berkekuatan 7.8 skala richter datang. Hal tersebut memaksa ratusan pengunjung tempat itu berlarian turun menggunakan tangga untuk dapat segera keluar bagunan. Dinas pemadam kebakaran Tokyo mengatakan, 12 orang yang mengalami cidera akibat terjatuh ketika berlarian keluar gedung.


Sebelumnya hari jumat pagi (29/5), gunung berapi Shindake di Kuchinoerabu-jimasecara mengejutkan meletus dan mengeluarkan kepulan asap vulkanik tinggi ke langit, Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan kepala keluarga disana di evakuasi dari pulau. Jepang terletak di Cincin Api Pasifik, di mana gempa bumi dan letusan gunung berapi sudah lumrah terjadi, maka dari itu mereka selalu mempersiapkan apapun untuk menghadapi bencana gempa dan gunung meletus, seperti teknologi peringatan dini, meereka selalu belajar dan berinovasi dari beberapa bencana yang terjadi sebelum-sebelumnya.



foto: trove, abc

(ADP)