Aplikasi Smartphone untuk Panduan Evakuasi Bencana Alam

Sebagaimana kita ketahui Jepang adalah Negara kepulauan yang diisi oleh banyak gunung berapi dan berada diatas pertemuan lempeng-lempeng bumi, tak jarang negeri ini mengalami bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan lainnya. belajar dari pengalaman, inovasi muncul untuk mempermudah dan mempercepat informasi tentang bencana alam juga tempat-tempat evakuasi.



Sebuah aplikasi smartphone baru yang diproduksi oleh salah satu perusahaan asuransi Jepang, dapat menjadi panduan keselamatan untuk penggunanya selama bencana alam di Jepang. Seperti yang dikatakan pejabat perusahaan ketika pada hari sabtu (11/7). Aplikasi oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co akan tersedia untuk di download secara gratis dalam bahasa Inggris, Cina dan Korea akhir bulan ini, ditujukan untuk wisatawan dan siswa pertukaran dari luar negeri.

Versi Jepang dari aplikasi ini bernama "Sumaho Saigaiji Nabi", hingga kini telah mengumpulkan lebih dari 500.000 download sejak pertama diluncurkan pada tahun 2012. Versi multibahasa akan memiliki fungsi yang sama seperti aslinya, yang menyediakan peta menandai pusat evakuasi terdekat yang dapat diakses bahkan ketika smartphone tidak mendapatkan layanan internet. Pengguna juga bisa mendapatkan petunjuk arah ke dengan menunjuk kamera smartphone mereka ke bangunan di sekitar mereka untuk aplikasi untuk mengenali lalu memberikan informasi arah.



Mitsui Sumitomo Insurance telah mencapai kesepakatan dengan tujuh pemerintah daerah di seluruh Jepang untuk mempublikasikan lokasi pusat-pusat evakuasi melalui aplikasi tersebut. Perusahaan kini berencana untuk mendapatkan otoritas regional dan universitas untuk mendorong penggunaan aplikasi versi multibahasa.

Melalui kesepakatan dengan operator bandara Narita di dekat Tokyo, perusahaan berencana untuk mengintegrasikan fungsi-fungsi aplikasi dengan orang-orang yang terhubung dari sebuah aplikasi yang disebut "Tabimori," yang menyediakan informasi tentang bandara untuk pengunjung asing. Jadi aplikasi panduan evakuasi bencana tersebut juga dapat diakses oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.






(ADP)

foto: jafrianews, japantimes