Relokasi Pasar Ikan Terbesar di Dunia Tsukiji


Pemerintah kota metropolitan Tokyo telah mengumumkan, bahwa pasar ikan terkenal Tsukiji yang terdapat di Chuo Ward akan segera ditutup pada 2 November 2016 mendatang. pengganti untuk pasar ikan yang cukup akrab dengan turis mancanegara tersebut juga akan dibuka lima hari setelah pasar ikan Tsukiji ditutup yakni pada tanggal 7 November 2016 di Toyosu, Koto Ward.

Pasar ikan Tsukiji dibuka pertamakali pada tahun 1935 hingga saat pasar tersebut akan ditutup tahun pada tahun depan, Pasar tersebut telah menjadi salah satu tempat di Tokyo yang memiliki daya tarik untuk wisatawan baik dari dalam ataupun luar negeri dengan kegiatan lelang ikan tuna yang terjadi setiap pagi. Begitu besarnya, setiap harinya perputaran uang dari hasil laut dan sayuran di pasar ini mencapai 1,8 Miliar yen(sekitar 2 Miliar dalam Rupiah).



Pasar yang baru akan menempati lahan seluas 40 hektar. Relokasi pasar Tsukiji dan bangunan untuk fasilitas modern sekitar 40 persen lebih besar dari lokasi lama, pembangunan untuk calon pasar ikan terbesar di Jepang dan di dunia tersebut akan memakan biaya sebesar 200 miliar yen. rencana relokasi tersebut telah diwarnai dengan pengungkapan adanya jumlah besar yakni seluas 2,3 km tanah yang terkontaminasi, setelah sebelumnya menjadi lokasi pabrik gas. Kasus tersebut telah membebani pemerintah kota Tokyo sebesar 50 miliar yen untuk biaya pembersihan tanah.

Masih belum jelas apa yang akan dilakukan pada lokasi lama pasar ikan Tsukiji diluar membangun jalan baru yang menghubungkan pusat kota dengan beberapa tempat diadakannya Olimpiade Tokyo 2020. Pasar ikan Tsukiji adalah salah satu tempat yang menarik bagi warga Tokyo dengan segala keistimewaannya, anibee pun memiliki kisah tersendiri tentang pasar ikan terbesar tersebut ketika program Nippon Keren Deh!! berkunjung kesana. Semoga pasar ikan baru nantinya bisa lebih baik dari pasar Tsukiji yang sebelumnya.



foto: nipponnews

(ADP)