Aomori Nebuta Festival Lampion Terbesar di Jepang


Salah satu festival terbesar saat musim panas di Jepang kini tengah bergulir tepatnya mulai dari 2-6 Agustus, The Aomori Nebuta Festival, yang tentunya bertempat di Aomori Jepang utara. Aomori Nebuta adalah festival musim panas yang menarik banyak perhatian dari dalam maupun luar negeri, dikenal dengan iring-iringan mobil hias Nebuta raksasa dipenuhi lampion dengan gambar-gambar para pahlawan legendaries juga para prajurit. Festival ini telah ditetapkan sebagai tiga festival terbesar di wilayah Tohoku oleh Important Intangible Folk Cultural Property tahun 1980.


Festival tahun ini dimulai pada minggu sore dengan parade pawai mobil hias yang masing-masing memiliki tinggi sekitar 5 meter dan lebar 10 meter. Salah satu mobil carnaval Minamoto no Yoshitsune, seorang panglima perang abad ke-12. Sebuah legenda yang mengatakan ia menyeberangi Selat Tsugaru antara prefektur Aomori dan Hokkaido. Penciptaan mobil hias tersebut sekaligus menandai rencana peluncuran Hokaido Shinkansen Bullet Train pada bulan Maret tahun depan, yang akan menghubungkan kota Aomori dan Hakodate di Hokaido.

Nebuta sendiri mengacu pada mobil-mobil hias dari para tokoh prajurit legenda pemberani yang dipawaikan di tengah kota Aomori, sedangkan para penari yang menggiring kendaraan hias tersebut menggunakan pakaian khusus bernama “Haseto”, dengan riang mereka menari dengan nyanyian “Rasera” sambil menggoyangkan kendaraan tersebut.

-----


Diantara mobil hias dengan berbagai pernak-pernik tradisionalnya, terdapat beberapa kendaraan hias yang dipamerkan lengkap dengan lampion bertemakan film legendaris “STAR WARS” dari sutradara George Lucas yang juga ikut berpartisipasi dalam festival musim panas terbesar ini. mobil hias STAR WARS berukuran tinggi sekitar 5 meter lengkap dengan rodanya, dibuat sesuai dengan apa yang ada dalam film George Lucas tersebut oleh para seniman lokal. Terdapat karakter-karakter terkenal dari STAR WARS diantanya. C3-PO, R2-D2, Darth Vader, Luke Skywalker dan Yoda.


Sayangnya mobil hias STAR WARS dengan keistimewaannya tersebut tidak diperbolehkan ikut dalam parade utama karena menurut komite penyelenggara, mobil hias tersebut bertolak belakang dengan tradisi festival tersebut. parade seperti ini dulu di era 90-an kerap terjadi di Indonesia dikala hari kemerdekaan Indonesia, dimana mobil-mobil pawai, marching band, dan penari yang mewakili banyak daerah dari seluruh Indonesia melakukan pawai di Jalan utama Sudirman-Thamrin. Nampaknya kini parade seperti itu sudah jarang terjadi di Indonesia.



foto: wsj, interjapanmagazin

(ADP)