Aru Ressha, Kereta Elegan dari Era Meiji Kembali Beroperasi di Nagasaki


Kereta mewah yang sebelumnya pernah dibahas anibee bernama Aru Ressha dan dioperasikan oleh Kyushu Railway Co. telah memulai fase kedua layanan mereka di Kyushu pada pekan lalu. kereta itu adalah kata terakhir dalam keanggunan dari abad yang lalu dan telah dibawa kembali ke kehidupan untuk memberikandi rasa kemewahan Era Meiji (1868-1912) pada wisatawan di Kyushu.

Kereta elegan berwarna emas yang secara resmi dinobatkan sebagai JR Kyushu Sweet Train, akan kembali melakukan perjalanan pulang pergi terutama pada akhir pekan antara stasiun Sasebo dan Nagasaki di Prefektur Nagasaki. Nama “sweet” untuk kereta ini adalah referensi dari makanan manis ala Perancis yang dibuat oleh koki professional dan disajikan selama perjalanan.


Dirancang oleh Eiji Mitooka, Aru Ressha adalah reproduksi dari kereta kayu yang dibangun mewah untuk Kyushu Tetsudo, perusahaan kereta api pertama di Kyushu. Dibuat oleh produsen Amerika JG Brill Co., Kereta penumpang jarang melakukan perjalanan komersial di Jepang, sehingga mendapat julukan "Aru Ressha" (kereta kalangan tertentu) di kalangan penggemar kereta api. Kereta baru dibangun setelah merenovasi satu kereta yang digunakan pada jalur lokal selama lebih dari 30 tahun.


Dalam upaya untuk diversifikasi sumber pemasukannya, JR Kyushu telah memulai serangkaian usaha dalam beberapa tahun terakhir yang menargetkan wisatawan kelas atas. Pada 2013, perusahaan tersebut meluncurkan gerbong kereta tidur mewah yang disebut Seven Stars di Kyushu.

Dari bulan Agustus sampai Oktober tahun ini, Aru Ressha beroperasi antara Stasiun Oita dan Hitadi Kyushu ini Oita Prefecture. Layanan di Nagasaki akan ditawarkan hingga akhir Maret 2016, dengan harga tiket perjalanan satu arah mulai ¥ 20.000 (sekitar dua juta rupiah).









foto: asahi

(ADP)